NEWSTICKER

Tag Result: longsor

Tebing Longsor di Temanggung, Jalur Semarang-Jogja Putus

Tebing Longsor di Temanggung, Jalur Semarang-Jogja Putus

Metro Pagi Prime Time • 5 hours ago longsor

Tanah longsor kembali terjadi di Temanggung, Jawa Tengah. Material longsoran tanah menimbun jalan antar provinsi hingga kembali melumpuhkan arus lalu lintas Yogyakarta - Semarang.

Longsor dari tebing setinggi 50 meter di pinggir Jalan Raya Yogyakarta-Semarang ini kembali terjadi. Material longsor dari tebing setebal 20 sentimeter menimbun jalan raya.

Polisi kembali menutup akses jalan dari kedua arah akibat longsor yang terjadi di Desa Pingit, Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah.  Selain karena jalan licin untuk dilalui, kondisi hujan juga dikhawatirkan akan mengakibatkan terjadinya longsor susulan.

Petugas gabungan membersihkan material tanah dengan bantuan alat berat. Akibat tanah longsor, arus lalu lintas dari Semarang menuju Yogyakarta sempat macet parah hingga dua jam.

Petugas baru memberlakukan buka tutup akses jalan setelah sebagian material dibersihkan. Namun jika hujan deras kembali terjadi, jalan di lokasi tersebut akan kembali ditutup dan dialihkan melalui jalur lain.

Detik-Detik Tebing Bukit 100 Meter di Kuningan Longsor

Detik-Detik Tebing Bukit 100 Meter di Kuningan Longsor

Top News • 15 hours ago longsor

Tebing bukit setinggi 100 meter di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan, mengalami longsor, Sabtu (1/4/2023). Tidak ada korban jiwa, namun material longsor menutup anak Sungai Citamiang dan mengancam permukiman penduduk yang ada di bawahnya. 

Detik-detik longsor tebing bukit Pasirjati yang berada di Dusun Kemis, Desa Cipakem, Kuningan, direkam warga. Longsoran tebing bukit sepanjang 80 kilometer ini perlahan mulai menutup saluran anak Sungai Citamiang.

Longsor juga mengancam permukiman penduduk yang ada di bawahnya yang berjarak 250 meter dari lokasi longsor. Terdapat 48 rumah yang terdiri dari 217 jiwa dan satu bangunan masjid, satu pondok pesantren dan satu posyandu.

Dari hasil kaji cepat, tim asesmen BPBD Kuningan yang dilakukan pasca-longsor juga ditemukan retakan pada mahkota longsor sepanjang 100 meter dengan kedalaman 70 sentimeter. 

Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan bencana tanah longsor untuk selalu waspada saat terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi. 

2 Orang Tewas Akibat Tertimbun Longsor di Curug Cilember

2 Orang Tewas Akibat Tertimbun Longsor di Curug Cilember

Primetime News • 13 days ago longsor

Dua warga Desa Jogjogan, Cisarua, Bogor, tewas setelah tertimbun longsor di tempat wisata Curug Cilember, Megamendung, Bogor, Senin (20/3/2023) siang. Kedua korban tertimpa tanah setinggi 10 meter yang longsor. 

Keduanya merupakan adik kaka yang biasa berjualan di lokasi wisata tersebut. Kedua jenazah langsung dibawa warga ke Rumah Sakit Cisarua. Usai dibawa ke rumah sakit, keduanya diantarkan ke rumah duka untuk disemayamkan dan langsung dimakamkan. 

SAR Team Continues Search for Landslide Victims in Bogor

SAR Team Continues Search for Landslide Victims in Bogor

Metro Globe Network • 15 days ago LongsorBogor

Evacuation process to find victims of landslide in Bogor, West Java, resumed after two more bodies were pulled out from the disaster location, Friday (17/3/2023).

A day earlier, two bodies also were found in the landslide location, at Sirna Sari Village, and two more were found today.

Total six bodies have been found from the landlside that hit 17 houses in there. Six wounded residents are still under medical observation in a nearby hospital.

The landslide took place on Tuesday evening after heavy rains poured the area. After the finding of the two last victims, evacuation process has been resumed.

Seluruh Korban Tertimbun Longsor di Empang Bogor Berhasil Ditemukan

Seluruh Korban Tertimbun Longsor di Empang Bogor Berhasil Ditemukan

Headline News • 16 days ago longsor

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban tertimbun longsor di Kecamatan Empang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/3/2023). Sebanyak dua korban terakhir yang ditemukan, yakni Yuli (65) dan Yusuf (8 bulan). 

Yuli dan Yusuf merupakan nenek dan cucu. Mereka ditemukan dalam kondisi berpelukan. 

Adapun kendala yang dihadapi tim SAR dalam menemukan keempat korban tertimbun, yakni sulitnya akses jalan dan tebalnya material longsor. Hal itu membuat korban belum ditemukan sejak hari pertama. 

Setelah eskavator dari PT KAI diterjunkan ke lokasi longsor, keempat jenazah berhasil dievakuasi lebih cepat. Kemudian, tim SAR gabungan yang terdiri dari 280 personel itu dibubarkan karena tugas mereka sudah selesai.

Sementara, warga yang berada di lokasi longsor berjumlah 11 KK atau 81 jiwa telah dievakuasi ke halaman masjid SMP 9 Kota Bogor. Mereka akan diberikan penanganan dan pelayanan kesehatan. 

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mengunjungi lokasi longsor. Ia melihat kondisi rel kereta api yang sempat menggantung sepanjang 15 meter. 

Menteri Budi menyatakan, diperlukan waktu tiga bulan untuk perbaikan secara menyeluruh mengingat lokasi longsor sangat curam. Selama perbaikan jalur kereta api, Menhub meminta kapasitas penumpang dikurangi sampai 90%, karena setiap akhir pekan KA Pangrango selalu penuh.

Sebelumnya, Kampung Sinarsari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Bogor, terdapat enam rumah yang tertimbun tanah longsor, Selasa (14/3/2023). Diperkirakan, rumah yang tertimbun dengan kedalaman timbunan empat meter. 

2 Hari Terhenti Akibat Longsor, KA Bogor-Sukabumi Kembali Beroperasi

2 Hari Terhenti Akibat Longsor, KA Bogor-Sukabumi Kembali Beroperasi

Metro Hari Ini • 17 days ago longsor

PT KAI Daop I mengoperasikan KA Pangrango mulai Kamis (16/3/2023). Hal itu dilakukan setelah jalur kereta api rute Bogor-Sukabumi terputus karena longsor. 

Petugas masih mengerjalan satu jalur rel yang tergerus longsor. Diprediksi, jalur itu akan selesai tiga hari ke depan. Sejumlah kereta tampak melintasi titik rel yang longsor dengan kecepatan rendah, yakni 10 km per jam. 

Kebijakan yang diambil PT KAI itu dilakukan setelah melakukan uji coba di area lokasi longsor. Sementara, satu bagian rel lainnya yang terdampak longsor masih dilakukan perbaikan oleh perkerja. 

Situasi ini membuat para penumpang di Stasiun Paledang yang hendak berpergian dengan kereta senang, karena bisa menggunakan moda transportasi tersebut. 

Sebelumnya, tembok penahan rel kereta rute Bogor- Sukabumi longsor, Selasa (14/3/2023). Sebanyak lima rumah warga yang berada di bawah hancur tertimpa longsor. Akibat peristiwa itu, dua orang tewas dan empat warga masih tertimbun longsor. 

18 KK Korban Terdampak Longsor Bogor Mengungsi

18 KK Korban Terdampak Longsor Bogor Mengungsi

Top News • 18 days ago longsor

Sebanyak 18 kepala keluarga yang terdampak longsor di Kampung Baru Sinarsari, Kelurahan Empang, Bogor, terpaksa mengungsi ke posko darurat untuk mencegah terjadinya bencana longsor susulan. 

Mereka dibujuk untuk meninggalkan kediamannya oleh pengurus RT dan petugas dinas sosial, dan diminta berpindah sementara ke posko pengungsian yang didirikan Pemkot Bogor, Rabu (15/3/2023) sore. 

Selain mendirikan posko sementara untuk warga, dinas sosial juga mendirikan dapur umum guna melayani kebutuhan makanan bagi 18 KK yang terdampak.

Akses Jalan Sulit, Pencarian 4 Korban Longsor Bogor Dilakukan Manual

Akses Jalan Sulit, Pencarian 4 Korban Longsor Bogor Dilakukan Manual

Headline News • 18 days ago longsor

Sebanyak 50 personel tim SAR gabungan dari BNPB, Basarnas, Damkar, TNI, Polri dan relawan mencari empat korban hilang yang diduga tertimbun longsor di Kampung Sinarsari, Kelurahan Empang, Bogor, Rabu (15/3/2023). Proses evakuasi dilakukan secara manual, karena akses menuju lokasi cukup sulit. 

Alat berat tidak bisa dikerahkan ke lokasi, karena akses jalan longsor hanya bisa dilalui pejalan kaki. Bahkan, material tanah merah membuat kondisi jalan licin dan curam. 

Dari 50 personel tersebut dibagi menjadi dua tim, yakni tim mengalirkan air agar mempermudah proses evakuasi dan tim menggali puing-puing dari material longsor. 

Proses pencarian empat korban sempat terkendala akibat tidak ada listrik dan hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Keempat korban diketahui bernama Yuli (65), Yusuf (8 bulan), Cucung (50) dan Azam (5). 

Longsor juga menyebabkan jalur kereta api Bogor-Sukabumi ditutup, lantaran rel kereta yang tergerus air hujan dan menggantung sepanjang 15 meter.

Untuk sementara, PT KAI meniadakan operasi kereta rute Bogor-Sukabumi selama 3x24 jam. Kini, area jatuhnya rel kereta disteril dan warga diimbau tidak melintasi area tersebut. 

Evakuasi Korban Longsor Bogor Terkendala Cuaca dan Akses Alat Berat

Evakuasi Korban Longsor Bogor Terkendala Cuaca dan Akses Alat Berat

Metro Hari Ini • 18 days ago longsor

Tim SAR gabungan terus berupaya mengevakuasi empat korban tertimbun material longsor di Kampung Sirna Sari, Kelurahan Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/3/2023) siang. Sebanyak dua orang meninggal dan enam rumah warga rusak berat akibat longsor.

Tebalnya material longsor dan puing-puing bangunan, serta tidak adanya alat berat membuat proses evakuasi korban dilakukan secara manual. Tim SAR memanfaatkan aliran Sungai Cisadane untuk memudahkan proses peluruhan material longsor.

Kepala BPBD Kota Bogor Theofilo Patrocinio mengatakan, pihaknya telah membersihkan lokasi bencana dari aktivitas warga guna memudahkan proses pencarian korban. Warga RT 07 RW 04 Sirna Sari yang tidak terdampak longsor untuk sementara mengungsi ke gedung SMP Negeri 9 Bogor. Dapur umum dan pelayanan kesehatan sudah didirikan di posko pengungsian tersebut.

Sebelumnya, tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kota Bogor membuat tebing di jalur perlintasan kereta api Bogor-Sukabumi di Kelurahan Empang, Kota Bogor longsor, Selasa (14/3/2023) malam. Material tanah longsor menimbun sejumlah rumah warga dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia, lima korban berhasil diselamatkan dan empat orang hilang tertimbun material longsor.

6 Rumah di Bogor Ambruk Tertimpa Longsor, 2 Tewas & 4 Hilang

6 Rumah di Bogor Ambruk Tertimpa Longsor, 2 Tewas & 4 Hilang

Newsline • 18 days ago LongsorBogorSukabumi

Sebanyak enam rumah warga hancur akibat longsor yang terjadi di Kampung Sinarsari, Bogor, Jawa Barat. Akibat peristiwa ini, dua orang ditemukan tewas dan empat orang dinyatakan hilang.

Hingga saat ini, Rabu (15/3/2023) siang, tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri masih mencari keempat korban hilang dari peristiwa ini. Keempat korban diketahui Yuli (65), Yusuf (8 bulan), Cucung (50), Azam (5).

Sementara itu, untuk korban tewas diketahui bernama Mustofa (30) dan Alfandi (2). 

Kepala BPBD Kota Bogor Theo mengatakan, pihaknya tidak akan memberhentikan proses evakuasi selama dalam proses evakuasi tidak terjadi hujan. Rencananya, pihak BPBD Kota Bogor akan melakukan proses evakuasi hari pertama ini hingga pukul 18.00 WIB. 

Longsor juga mengakibatkan jalur kereta api Bogor-Sukabumi ditutup.  Jalur ini ditutup lantaran rel kereta tergerus air hujan dan saat ini dalam kondisi menggantung sepanjang 15 meter.

Kepala Daop 1 PT KAI Iwan Eka Putra mengatakan, jalur kereta api Bogor-Sukabumi untuk sementara tidak bisa dilewati selama 3x24 jam. 

Pihak PT KAI melakukan pemasangan turap sementara untuk menahan tanah di sisi rel lainnya agar tidak ikut tergerus yang mengakibatkan longsor susulan.

Perjalanan KA Bogor-Sukabumi Dibatalkan Akibat Longsor, Penumpang Ajukan Refund

Perjalanan KA Bogor-Sukabumi Dibatalkan Akibat Longsor, Penumpang Ajukan Refund

Headline News • 18 days ago LongsorBogorSukabumi

Dampak longsor tebing setinggi 20 meter di Kampung Sinarsari, Bogor, Jawa Barat, membuat perjalanan kereta api Bogor-Sukabumi dibatalkan. Akibatnya para penumpang di Stasiun Paledang mengembalikan tiket yang sudah dibeli secara daring.

Puluhan calon penumpang KA dari Stasiun Paledang, Bogor, terus berdatangan untuk mengembalikan tiket yang sudah dibeli, Rabu (15/3/2023) pagi. 

Hal ini menyusul adanya kebijakan PT KAI yang membatalkan semua perjalanan dari Stasiun Paledang Bogor-Sukabumi. Mereka pun kini terpaksa mencari kendaraan alternatif lainnya untuk tetap ke tujuan masing-masing. 

Diketahui, tanah longsor berdampak pada rel KA Bogor-Sukabumi yang menggantung sepanjang 15 meter. 

Kepala Daop 1 PT KAI Iwan Eka Putra mengatakan, jalur kereta api Bogor-Sukabumi untuk sementara tidak bisa dilewati selama 3x24 jam. Pihak PT KAI melakukan pemasangan turap sementara untuk menahan tanah di sisi rel lainnya agar tidak ikut tergerus yang mengakibatkan longsor susulan.

5 Rumah di Bogor Ambruk Tertimpa Longsor, 2 Tewas

5 Rumah di Bogor Ambruk Tertimpa Longsor, 2 Tewas

Headline News • 18 days ago LongsorBogorSukabumi

Sebanyak lima rumah warga hancur akibat longsor yang terjadi di Kampung Sinarsari, Bogor, Jawa Barat. Akibat peristiwa ini, dua orang ditemukan tewas dan empat orang dinyatakan hilang.

Hingga saat ini, Rabu (15/3/2023) siang, tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri masih mencari keempat korban hilang dari peristiwa ini. Keempat korban diketahui Yuli (65), Yusuf (8 bulan), Cucung (50), Azam (5).

Sementara itu, untuk korban tewas diketahui bernama Mustofa (30) dan Alfandi (2). 

Kepala BPBD Kota Bogor Theo mengatakan, pihaknya tidak akan memberhentikan proses evakuasi selama dalam proses evakuasi tidak terjadi hujan. Rencananya, pihak BPBD Kota Bogor akan melakukan proses evakuasi hari pertama ini hingga pukul 18.00 WIB. 

Longsor juga mengakibatkan jalur kereta api Bogor-Sukabumi ditutup.  Jalur ini ditutup lantaran rel kereta tergerus air hujan dan saat ini dalam kondisi menggantung sepanjang 15 meter.

Kepala Daop 1 PT KAI Iwan Eka Putra mengatakan, jalur kereta api Bogor-Sukabumi untuk sementara tidak bisa dilewati selama 3x24 jam. 

Pihak PT KAI melakukan pemasangan turap sementara untuk menahan tanah di sisi rel lainnya agar tidak ikut tergerus yang mengakibatkan longsor susulan.

Jalur KA Bogor-Sukabumi Ditutup Akibat Longsor

Jalur KA Bogor-Sukabumi Ditutup Akibat Longsor

Breaking News • 18 days ago LongsorBogorSukabumi

Update Korban Meninggal Longsor Natuna: 48 Orang & 6 Hilang

Update Korban Meninggal Longsor Natuna: 48 Orang & 6 Hilang

Metro Siang • 19 days ago longsor

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban longsor Natuna, Senin (13/3/2023). Namun, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dengan penemuan tersebut maka jumlah korban meninggal dunia 48 orang dan 6 lainnya masih dalam pencarian. 

"Dua orang korban yang mana jumlah keseluruhan yang sudah ditemukan sebanyak 48 orang," ujar Kepala SAR Natuna, Abdul Rahman. 

Adapun kendala utama proses pencarian yakni, medan longsor dipenuhi material pohon, puing bangunan, dan kondisi tekstur. Ini membuat medan pencarian jadi penuh lumpur. 


Update Korban Longsor Natuna: 46 Orang Meninggal Dunia & 8 Hilang

Update Korban Longsor Natuna: 46 Orang Meninggal Dunia & 8 Hilang

Top News • 21 days ago LongsorNatuna

Memasuki hari ke tujuh pencarian, tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Minggu (12/3/2023) sore. Total sebanyak 46 korban meninggal dunia dan delapan orang masih dinyatakan hilang. 

Kedua jenazah ditemukan dari reruntuhan bangunan dan tanah longsor yang menimbun korban selama tujuh hari.
 
Hingga saat ini, tercatat 46 jenazah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi longsoran. Dari 46 jenazah yang sudah ditemukan, masih ada satu jenazah yang belum teridentifikasi. Sementara itu, hingga kini delapan orang masih dinyatakan hilang. 

Dalam proses pencarian evakuasi, tim bantuan terkendala banyaknya material longsor berukuran besar yang tidak bisa dipindahkan secara manual sehingga dibutuhkan alat berat untuk memindahkannya.

Metropedia: Tips Menyelamatkan Diri saat Longsor

Metropedia: Tips Menyelamatkan Diri saat Longsor

Metropedia • 21 days ago longsor

BNPB mencatat, tanah longsor merupakan bencana yang paling sering menyebabkan korban jiwa, meski skalanya kecil. Namun, jangan sepelekan bencana longsor karena ketika musim hujan masih berlangsung. Resiko terjadinya longsor sangat besar apalagi di daerah perbukitan atau pegunungan.

Berikut adalah faktor penyebab terjadinya longsor: 
-Intensitas hujan yang tinggi.
-Lereng Terjal.
-Tanah yang kurang padat dan kurang tebal.
-Batuan yang kurang kuat.
-Jenis tata lahan.
-Susut muka air danau atau bendungan.
-Adanya beban tambahan pada kontur tanah.
-Adanya pengikisan atau erosi.
-Adanya material timbunan pada tebing.
-Penggundulan hutan.
-Daerah pembuangan atau penumpukan sampah.
-Adanya bidang diskontinuitas.

Berikut pencegahan dan mitigasi bencana yang bisa kita lakukan saat terjadinya longsor:
-Jika tinggal di wilayah pertanian, ada baiknya menghindari mencetak sawah pada lereng bagian atau dekat pemukiman.
-Jangan sepelekan retakan tanah di lingkungan anda, segera padatkan agar air tidak masuk ke dalam tanah.
-Jangan tebang pohon di lereng, karena pohon sangat penting untuk mencegah longsor.
-Hindari membangun rumah di bawah tebing atau di tepi lereng yang terjal dan tepi sungai rawan erosi.

Dari mitigasi tersebut, diharapkan tidak ada lagi istilah 'gagap bencana' ketika menghadapi bencana yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi.

Bukit Resam Bengkulu Longsor, Akses Jalan Antar Kabupaten Lumpuh

Bukit Resam Bengkulu Longsor, Akses Jalan Antar Kabupaten Lumpuh

Metro Malam • 22 days ago longsor

Bukit Resam di jalan lintas provinsi yang menghubungkan Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Bengkulu Utara tertimbun longsor, Sabtu (11/3/2023) sore. Longsor yang terjadi sempat membuat akses jalan antar dua kabupaten lumpuh. 
 
Dari laporan petugas gabungan BPBD, TNI dan Polri yang menuju lokasi, ada tiga titik longsor di jalur yang membelah Bukit Resam ini. Longsor diduga terjadi akibat curah hujan yang tinggi. 
 
Pada Sabtu malam, sebagian material longsor telah berhasil disingkirkan dan akses jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Petugas memberlakukan sistem buka tutup jalan. 
 
Alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material longsor. Puluhan personil Shabara Polres Lebong dan TNI juga dikerahkan membantu penanganan longsor tersebut.

Update  Korban Longsor di Natuna: 43 Tewas & 10 Hilang

Update Korban Longsor di Natuna: 43 Tewas & 10 Hilang

Metro Malam • 22 days ago longsor

Memasuki hari ke enam pencarian, tim SAR gabungan kembali menemukan tujuh korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Sabtu (11/3/2023) sore. Total sebanyak 43 korban sudah ditemukan. 

Ketujuh jenazah ditemukan dari reruntuhan bangunan dan tanah longsor yang menimbun korban selama enam hari.
 
Hingga saat ini, tercatat 43 jenazah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi longsoran. Dari 43 jenazah yang sudah ditemukan, masih ada satu jenazah yang belum teridentifikasi. Sementara itu, hingga kini 10 orang masih dinyatakan hilang. 

Dalam proses pencarian evakuasi, tim bantuan terkendala banyaknya material longsor berukuran besar yang tidak bisa dipindahkan secara manual sehingga dibutuhkan alat berat untuk memindahkannya.

Pemerintah Siapkan 100 Rumah untuk Korban Longsor Natuna

Pemerintah Siapkan 100 Rumah untuk Korban Longsor Natuna

Headline News • 22 days ago longsor

Pemerintah melalui Menteri PUPR, Basuki Hadimuljjono sudah memustuskan adanya relokasi bagi korban longsor di Natuna. Hal ini disampaikan Menteri PUPR saat mendampingi Menteri PMK mengunjungi lokasi longsor Natuna, Jumat (10/3/2023). 

Relokasi rumah akan segera dilakukan pemetaan agar pemulihan pascabencana dapat dilakukan sesegera mungkin. Meski yang terdampak langsung hanya 30 rumah, namun sekitar 100 rumah disediakan sebagai tempat relokasi karena area terdampak berada di zona merah. 

Hujan dengan intensitas tinggi selama 4 hari, disertai struktur tanah yang labil, diindikasi sebagai penyebab terjadinya longsor di Desa Pangkalan dan Desa Jemajik. Bencana ini mengakibatkan 30 unit rumah dan satu musala rusak berat, akses jalan tertutup material longsor, 3 tiang listrik tumbang, terganggunya operator jaringan internet serta rusaknya sarana air bersih. 

Menko PMK dan Menteri PUPR Tinjau Lokasi Longsor Natuna

Menko PMK dan Menteri PUPR Tinjau Lokasi Longsor Natuna

Headline News • 22 days ago longsor

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan peninjauan ke lokasi bencana tanah longsor di Kabupaten Natuna, Jumat (10/3/2023). 

Kunjungan Menko PMK ini untuk memastikan kondisi penanganan darurat setelah bencana longsor yang terjadi pada 6 Maret 2023. Muhadjir menyampaikan pemberian pelayanan kepada masyarakat terdampak masih terus dilakukan. 

Sebanyak 2 desa yang terdampak di antaranya Desa Pangkalan dan Desa Jemajuk. Desa Pangkalan merupakan area yang terdampak paling parah.

Diketahui jumlah pengungsi saat ini mencapai 1.216 orang. Jumlah korban jiwa sampai dengan hari keempat masa tanggap darurat mencapai 32 terindentifikasi meninggal dunia, 3 orang dirawat, 21 dinyatakan hilang dan 1 korban belum teridentifikasi.

Menko Muhadjir beserta rombongan bertolak ke Kabupaten Natuna menggunakan helikopter BNPB yang kemudian meneruskan perjalanannya menuju Kecamatan Serasa. Seusai meninjau lokasi dan memberikan sejumlah bantuan kepada para korban, rombongan langsung kembali ke Jakarta, Jumat (10/3/2023). 

Korban Tewas Longsor Natuna Bertambah Jadi 30 Orang

Korban Tewas Longsor Natuna Bertambah Jadi 30 Orang

Headline News • 24 days ago longsor

Tim gabungan berhasil mengevakuasi sembilan jenazah korban tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (9/3/2023). Sehingga, total korban meninggal mencapai 30 orang, sementara 24 orang lainnya masih hilang diduga tertimbun material tanah. 

Proses evakuasi korban terkendala akses jalan yang tertutup tumpukan tanah basah. Oleh sebab itu, pemerintah akan mengerahkan dua alat berat untuk membuka jalan sepanjang 100 meter dalam kurun dua hari. 

Pemerintah juga akan memasang tujuh tiang listrik yang sebelumnya roboh akibat bencana tanah longsor. Selain itu, Pemkab Natuna telah meninjau lahan seluas 11 hektare untuk relokasi 100 rumah korban terdampak longsor. 

Sebanyak 16 ton bantuan logistik juga sudah tiba di salah satu posko pengungsian, di PLBN Pulau Serasan Natuna dan akan dibagikan ke tiga posko lainnya. 

Sementara itu, tim medis kesulitan menangani korban luka akibat kurangnya peralatan yang memadai. Sehingga, korban luka berat terpaksa harus dirujuk ke Pontianak. 

100 KK Korban Terdampak Longsor Natuna Direlokasi

100 KK Korban Terdampak Longsor Natuna Direlokasi

Metro Siang • 24 days ago longsor

Pemerintah akan merelokasi ratusan keluarga yang terdampak tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Koordinasi lintas lembaga tengah dilakukan untuk mempercepat pemindahan tersebut.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto mengatakan akan memindahkan 100 kepala keluarga di tempat yang baru.

Keputusan itu berdasarkan rapat koordinasi bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Bupati Natuna Wan Siswandi. Rapat digelar di pos lintas batas negara Serasan yang juga menjadi posko tanggap darurat.

Suharyanto menyebut pembangunan rumah relokasi akan dikerjakan sepenuhnya oleh Kementerian PUPR, namun pembiayaannya berasal dari BNPB.

Sementara itu, BNPB meminta Pemerintah Kabupaten Natuna mendata warga terdampak. Sehingga proses pembangunan serta relokasi dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

Jaringan Komunikasi Buruk Jadi Kendala Penanganan Evakuasi Longsor Natuna

Jaringan Komunikasi Buruk Jadi Kendala Penanganan Evakuasi Longsor Natuna

Selamat Pagi Indonesia • 24 days ago longsor

Bupati Natuna Wan Siswandi meminta pemerintah pusat untuk segera memperbaiki jaringan komunikasi di pulau Serasan karena minimnya jaringan komunikasi di wilayah tersebut.

Wan Siswandi mengatakan, karena minimnya akses jaringan komunikasi, maka hal ini menyulitkan pemerintah kabupaten untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Selain itu, Pemkab Natuna juga mengeluhkan pasokan air bersih di pengungsian. Pihaknya meminta agar distribusi air bersih dipercepat, karena diperlukan untuk air minum dan sanitasi para pengungsi.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan pokok para pengungsi, Pemkab Natuna telah mendistribusikan delapan ton beras dan 3.000 paket makanan instan. 

Hingga kini, korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau bertambah menjadi 21 orang. Sementara untuk korban hilang berjumlah 47 orang.

BNPB: Cuaca Buruk Jadi Kendala Proses Evakuasi Korban Longsor Natuna

BNPB: Cuaca Buruk Jadi Kendala Proses Evakuasi Korban Longsor Natuna

Selamat Pagi Indonesia • 24 days ago longsor

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 21 korban meninggal dunia dan masih melakukan pencarian 35 korban yang hilang akibat tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Kapustadinkom BNPB Abdul Muhari mengkonfirmasi bahwa seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan berhasil diidentifikasi.

"Korban meninggal dunia 21 jiwa semuanya sudah teridentifikasi. Kemudian korban hilang ini laporan dari masyarakat terus kita konsolidasikan. Tapi dari data yang keluar tadi malam di posko utama itu korban hilang 33 orang," kata Kapustadinkom BNPB, Abdul Muhari saat diwawancara dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis (9/3/2023).

Abdul Muhari mengatakan bahwa kendala dalam proses evakuasi para korban longsor tersebut yakni cuaca yang buruk.

"Yang menjadi kendala utama kita adalah cuaca. Jadi ketika curah hujan meningkat yang alhamdulilah dalam dua hari ini agak berkurang, kalau sekiranya hujan turun kita stop dulu dan harus menjamin keselamatan tim yang bekerja di lapangan," ungkap Abdul Muhari

Selain cuaca buruk, komunikasi juga menjadi kendala dalam proses evakuasi para korban longsor. Pengiriman data ke luar pulau masih memerlukan bantuan jaringan secara cepat.

Sebelumnya, Longsor besar menimbun satu kampung di Desa Pangkalan Senin, (6/3/2023) siang. Peristiwa itu terjadi akibat longsoran Gunung Jemenang di Kecamatan Serasan, Pulau Serasan, Kabupaten Natuna.

BNPB Prediksi Masa Pencarian Korban Longsor Serasan Natuna Diperpanjang

BNPB Prediksi Masa Pencarian Korban Longsor Serasan Natuna Diperpanjang

Top News • 25 days ago longsor

BNPB memprediksi jangka waktu proses pencarian korban longsor Serasan, Natuna, Kepulauan Riau, bisa diperpanjang. Hal ini mempertimbangkan sulitnya proses evakuasi yang bisa menghambat proses pencarian korban.

Alat berat tambahan akan didatangkan untuk membantu proses evakuasi korban longsor. Pasalnya, tim gabungan sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban karena banyaknya puing-puing rumah warga yang tertimbun meterial longsor. 

Selain itu, modifikasi cuaca juga akan dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi, karena selama ini proses evakuasi sempat terkendala hujan yang cukup deras. 

Sejauh ini 15 jenazah korban telah ditemukan. Diprediksi lebih dari 40 korban masih tertimbun longsor. 

Tim SAR Lanjutkan Pencarian 46 Korban Hilang Longsor Natuna

Tim SAR Lanjutkan Pencarian 46 Korban Hilang Longsor Natuna

Metro Hari Ini • 25 days ago LongsorNatuna

Pascalongsor, sebanyak 46 warga di Kecamatan Serasan, Natuna, Kepulauan Riau, masih dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan terus mengupayakan pencarian korban di sejumlah desa, Rabu (8/3/2023).

Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, Polri, Tagana hingga BPBD. Tim berpencar menjadi puluhan korban di sejumlah titik longsor yang melanda Natuna.

Hingga kini, tim SAR berhasil mengevakuasi 12 korban dari material longsor. Tim SAR akan terus memaksimalkan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan. 

Proses pencarian korban sempat terhenti akibat cuaca buruk melanda wilayah Kecamatan Serasan. Kini, pencarian kembali dilanjutkan lantaran kondisi sedikit membaik.

Sebelumnya, Kepala BNPB sempat mengatakan, jika kondisi tak kunjung membaik, pihaknya akan melakukan modifikasi cuaca. Hal ini bertujuan agar proses pencarian korban bisa dilakukan lebih cepat dan alat berat bisa masuk ke lokasi longsor.

3 Kapal TNI AL Evakuasi Korban Longsor di Natuna

3 Kapal TNI AL Evakuasi Korban Longsor di Natuna

Metro Hari Ini • 25 days ago longsor

Tiga kapal perang milik TNI AL dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban longsor di Kecamatan Serasan, Natuna, Kepulauan Riau. 

"Ada tiga unsur yang disiapkan oleh TNI AL, yaitu KRI Bontang, kemudian KRI Imam Bonjol dan juga KRI Sembilang," ujar Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I, Laksamana Pertama Heri Triwibowo.

Kapal tersebut mengangkut bantuan logistik dan personel TNI untuk membantu proses evakuasi korban longsor. Bantuan yang dikirim meliputi obat-obatan, sembako dan barang medis. 

Selain itu, Koarmada I juga mendirikan posko bencana alam di Mako Lanal Ranai dan Faslabuh TNI AL Selat Lampa.

BNPB Tiba di Lokasi Longsor Natuna

BNPB Tiba di Lokasi Longsor Natuna

Headline News • 25 days ago longsor

BNPB beserta Basarnas telah tiba di Pulau Serasan, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (8/3/2023) pagi. Tim evakuasi tiba tepat di depan pos lintas batas negara (PLBN).

Menurut pihak BNPB, pos lintas batas negara, merupakan salah satu titik pengungsian akibat tanah longsor. 

Saat ini, Tim Basarnas tengah mendirikan tenda besar untuk para pengungsi. Pihak BNPB juga mengungkapkan, PLBN Serasan merupakan posko pengungsian yang kondusif. Diketahui, dari titik PLBN Serasan, hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk mencapai titik evakuasi korban.

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Natuna

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Natuna

Metro Siang • 25 days ago longsor

Tim SAR gabungan kembali melakukan evakuasi dan pencarian korban tanah longsor yang menimpa puluhan rumah di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Rabu (8/3/2023) pagi.

Pencarian korban hilang dilakukan di beberapa lokasi seperti di Desa Airnusa, Pangkalan serta beberapa lokasi longsor lainnya.

Sebelumnya, proses pencarian korban sempat dihentikan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung di sekitar lokasi, Selasa (7/3/2023). Selain itu, minimnya penerangan akibat terputusnya jaringan listrik jadi kendala tim SAR.

Hingga saat ini, sebanyak 12 korban meninggal yang berhasil ditemukan sementara masih ada 46 warga yang belum ditemukan.