Jalani Ramadan Sehat

Lukman Diah Sari    •    08 Juni 2016 13:01 WIB
ramadan
Jalani Ramadan Sehat
ilustrasi. (Catchnews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Di sejumlah negara, durasi puasa berjalan lebih lama hingga lebih dari 20 jam. Sehingga diperlukan cara cermat agar tubuh tetap sehat dan bugar, Ahli diet asal Kanada, Anar Allidina, mengatakan harus ada perencanaan yang baik dalam mengolah makanan selama Ramadan. 

"Rencanakan makanan yang anda makan, sehingga terorganisir dan makan makanan padat gizi untuk melalui sepanjang hari tanpa makanan. Itu adalah cara yang bagus untuk tetap di trek," kata Allidina. 

Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa tips tetap sehat selama berpuasa.  Pertama, jangan melewatkan sahur. Ahli nutrisi dan diet, Nadine Aoun, mengungkap, sahur menyumbang energi untuk tubuh agar terhindar dari rasa lapar selama berpuasa. 

"Sahur harus mencakup makanan yang mencangkup karbohidrat komplek karena mereka lambar dicerna dan menjaga kadar gula darah," ujarnya. 

Sementara itu, karbohidrat olahan harus dihindari untuk mencegah lonjakan insulin yang justru membuat tubuh cepat lapar.  

Kedua, kurangi kafein. Aoun mengatakan, kafein adalah diuretik yang menyebabkan hilangnya cairan melalui urine. Aoun menyarankan, agar lebih banyak minum air saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi. 

"Ketika saatnya untuk berbuka puasa, orang harus menghindari gorengan, lemak, dan makanan manis yang meningkatkan rasa haus dan kalori kosong yang membuat Anda menginginkan lebih banyak makanan," kata Aoun.

Ketiga, makan lebih banyak sayur dan buah. Menurut Aoun, banyak orang yang melupakan asupan buah dan sayur selama Ramadan. Dia menyebut, buah dan sayur penting dikonsumsi setiap hari, lantaran kaya serat dan air. Selain itu, buah dan sayur lebih rendah kalori, dibandingkan kue manis. 

"Buah dan sayuran yang kaya air dan serat akan tinggal di usus untuk waktu yang lama dan membantu mengurangi lemak," jelas Aoun.

Keempat, CEO First Medical Centre, Dr Babu Shershad, merekomedasikan agar menjauhi gorengan dan kudapan tinggi gula. Menurutnya, lebih baik mengganti dengan jus buah dan air atau makan sup, sayuran kukus dan makanan yang dipanggang dibanding digoreng.

Dan, Kelima, jangan mengganti air dengan minuman berkalori. Shershad mengatakan, agar tidak meminum minuman berkalori saat berbuka puasa. Untuk terhindar dari dehidrasi, perbanyak minum air. 

"Mereka yang berpuasa harus minum 2,5 liter air antara buka puasa dan sebelum tidur," katanya.


(LDS)