Mudik Aman, Lebaran Nyaman

   •    21 Juni 2017 14:58 WIB
mudik lebaran 2017
Mudik Aman, Lebaran Nyaman
Ilustrasi. (MTVN?Ekawan Raharja)

Metrotvnews.com, Jakarta: Keselamatan berkendara saat perjalanan mudik merupakan hal yang tak bisa ditawar. Kondisi tubuh yang rata-rata masih menjalankan puasa merupakan tantangan besar bagi setiap pemudik meskipun dalam kondisi tertentu boleh membatalkan puasa dan menggantinya di hari lain.

Agar perjalanan mudik tak terganggu dengan sejumlah keluhan kesehatan, ada baiknya pemudik memerhatikan sejumlah hal seperti cukup istirahat dan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh saat sahur dan berbuka.

Sering kali gaya hidup selama ramadan yang tak sehat membuat tubuh mudah dehidrasi dan mudah mengalami hipoglikemi. Selain karena puasa, pola makan dan tidur yang tidak teratur dapat membuat tubuh lebih mudah lelah dan akibatnya dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan kewaspadaan.

Jika memang Anda mudik menggunakan kendaraan pribadi dan mengharuskan untuk mengemudi, paling tidak Anda bisa melakukan hal-hal berikut agar mudik Anda berjalan dengan lancar.

Mengemudilah dengan aman. Tetap tenang, fokus dan pastikan Anda mendapatkan istirahat dan tidur cukup pada malam sebelum melakukan perjalanan.

Luangkan waktu ekstra untuk istirahat ketika Anda sudah mulai merasa lelah setelah beberapa jam mengemudi. Jangan lupa atur ritme perjalanan dengan memanaje waktu keberangkatan. Jangan melakukan perjalanan ketika masuk jam tidur seperti malam hari, ini akan membuat Anda lebih mudah mengantuk.

Jaga suhu di dalam kendaraan agar tetap sejuk. Bisa dengan menyalakan AC atau membuka sedikit jendela. Jaga pula agar laju kendaraan tetap stabil untuk mengantisipasi apabila ada bahaya di depan mata Anda masih memiliki waktu untuk mencegahnya.

Saat istirahat di rest area cobalah untuk selalu membasuh muka dengan air dingin agar tubuh merasa sedikit lebih segar.

Hindarilah mengemudi jika Anda tak cukup tidur pada malam sebelumnya, merasa lelah atau mengalami dehidrasi, mengidap sleep apnea atau gangguan tidur mendengkur, dan berada di bawah kendali insulin dan rawan terkena hipoglikemi jika tanpa pengawasan tenaga medis. (Khaleej Times)




(MEL)