Tiga Jenis Makanan yang Perlu Dihindari Saat Berpuasa

Sri Yanti Nainggolan    •    01 Juni 2018 14:05 WIB
tips ramadan
Tiga Jenis Makanan yang Perlu Dihindari Saat Berpuasa
Fisioterapis Yasmin Badiani tidak menyarankan konsumsi kafein karena minuman tersebut bersifat diuretik dan meningkatkan pengeluaran air melalui urin. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Saat berpuasa, pemilihan makanan saat sahur dan berbuka puasa umumnya cukup diperhatikan. Biasanya, orang-orang cenderung lebih berhati-hati saat sahur.

Berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama menjalani puasa. 

1. Kafein dan soda
Fisioterapis Yasmin Badiani tidak menyarankan konsumsi kafein karena minuman tersebut bersifat diuretik dan meningkatkan pengeluaran air melalui urin.

"Minuman soda pun tak bagus sebagai sumber hidrasi, karena dapat memperlambat proses pencernaan," tambahnya. Ia menganjurkan untuk menambahkan elektrolit dalam air karena membantu mengisi persediaan vitamin dalam tubuh.

(Baca juga: Puasa, Mengubah Pola Makan untuk Tubuh Lebih Sehat)


(Fisioterapis Yasmin Badiani tidak menyarankan konsumsi kafein karena minuman tersebut bersifat diuretik dan meningkatkan pengeluaran air melalui urin. Foto: Matt Hoffman/Unsplash)

2. Gorengan
Makanan yang diolah dengan cara digoreng cenderung tak sehat dan dapat menyebabkan kembung dan kelelahan keesokan harinya. "Lebih baik makan sesuatu yang mengandung gizi seimbang, seperti buah atau sayur, agar kebtuhan nutrisi terpenuhi," sarannya. 

Menurutnya, makanan yang digoreng adalah salah satu alasan utama mengapa orang merasa lesu dan kembung setelah berpuasa karena perut sangat sensitif terhadap makanan yang banyak mengandung minyak tersebut. 

3. Asupan garam berlebih
Terlalu banyak garam yang masuk ke tubuh dapat memberi efek buruk karena dapat meningkatkan rasa haus. Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan asupan garam selama berpuasa, terutama sebagai penambah rasa. 




(TIN)