Tetap Bugar Selama Ramadan

   •    21 Mei 2018 15:55 WIB
Ramadan 2018
Tetap Bugar Selama Ramadan
Ilustrasi. (Shutterstock)

Jakarta: Berpuasa selama belasan jam mungkin menjadi tantangan berat bagi sebagian besar orang. Alih-alih tetap beraktivitas seperti biasa, bermalas-malasan dan tidur sepanjang hari kerap dipilih untuk membuat tubuh terhindar dari lelah yang berlebihan.

Namun, menjalani ramadan dengan hanya bermalas-malasan tentu bukanlah hal yang baik, terlebih jika anda adalah seorang pekerja. Berikut ini beberapa cara agar tubuh tetap sehat dan bugar kendati harus berpuasa dan beraktivitas seperti biasa melansir Al Arabiya.

Olahraga selepas berbuka
Berolahraga saat berpuasa akan menjadi kegiatan yang kontraproduktif bagi tubuh. Tak hanya meningkatkan hormon stres, berolahraga saat puasa juga dapat memengaruhi suasana hati, menurunkan tingkat energi dan memperlambat metabolisme dalam jangka panjang.

Untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai tanpa mengganggu sistem metabolisme tubuh, sebaiknya lakukan latihan selepas berbuka. Olahraga setelah berbuka dapat membuat metabolisme lebih sehat tanpa banyak membuang energi

Durasi latihan
Jika anda terbiasa berolah raga selama satu jam, kurangi durasinya menjadi tak lebih dari 45 menit. Fokuskan gerakan pada pemanasan dan pendinginan. Jika anda melakukan latihan beban, kurangi jumlah pengulangan dan perbanyak istirahat di antara set.

Dukung latihan dengan makanan yang tepat
Banyak orang justru mengalami peningkatan berat badan selama ramadan lantaran terlalu banyak makan saat berbuka. Perlu diketahui, makan makanan berat sekaligus dapat membebani sistem pencernaan.

Konsumsi makanan berat dalam porsi besar selain menyebabkan tubuh merasa lelah juga berkontribusi dalam penurunan kadar gula dalam darah. Akibatnya, metabolisme menjadi lambat dan pada akhirnya sangat berperan dalam peningkatan berat badan.

Untuk menghindari peningkatan berat badan secara drastis, makanlah makanan dalam porsi kecil namun sering untuk mendukung metabolisme dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Terapkan pola makan dengan porsi kecil setiap dua atau tiga jam untuk memberikan tubuh kesempatan mencerna makanan dengan lebih baik. Selain itu, di sela-sela waktu makan anda juga bisa melakukan aktivitas lain seperti beribadah.

Lebih Aktif
Puasa menjadi tantangan yang cukup berat bagi sebagian orang lantaran waktu makan yang berkurang. Jika anda berpikir untuk tetap di dalam rumah tentu bukan pilihan yang tepat.

Kendati berpuasa, upayakan agar tubuh tetap aktif. Berjalan-jalan kecil misalnya memicu jantung bekerja lebih cepat. Efeknya, darah tidak hanya tersirkulasi ke otot namun juga ke semua organ termasuk otak.




(MEL)