Hati-hati Gendam Saat Mudik

   •    22 Juni 2017 16:23 WIB
mudik lebaran 2017
Hati-hati Gendam Saat Mudik
Ilustrasi pemudik yang menggunakan kereta api. (Foto: MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gendam atau penggunakan mantra untuk melakukan kejahatan terhadap seseorang bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja. Terlebih, saat musim mudik tiba biasanya kejahatan baik gendam maupun kejahatan lain akan marak terjadi,

Hipnoterapis Dewi Puspaningtyas Faeni mengatakan. gendam biasanya menyasar orang-orang yang mengalami penurunan konsentrasi atau tidak fokus saat berada di ruang publik. Biasanya pemudik dengan banyak barang bawaan dan penampilan mencolok akan jadi sasaran empuk para pelaku kejahatan.

"Penggendam itu akan mendeteksi korban dengan penampilan yang sedikit mencolok atau membawa barang bawaan terlalu banyak. Selain mencari korban yang tampak lelah, tidak fokus atau kebingungan," ujar Dewi, dalam Metro News, Kamis 22 Juni 2017.

Tak hanya mereka yang berpenampilan mencolok dan tampak lelah, penggendam juga menyasar korban yang rata-rata perempuan dan orang yang mengalami ekolalia atau mudah latah. Target ini dinilai mudah untuk dipengaruhi.

Agar perjalanan mudik aman dan terhindar dari kejahatan gendam maupun kejahatan lainnya, Dewi menyarankan bagi semua pemudik agar jika memungkinkan berpergian bersama kelompok. Entah itu bersama kawan atau keluarga.

Kemudian, usahakan agar saat berpergian tidak membawa banyak barang dan dalam kondisi bugar. Pemudik yang sedang tidak fit bahkan membawa banyak barang bawaan akan lebih mudah pecah konsentrasinya sehingga pelaku gendam akan sangat mudah memperdayai korban. 

"Karena penggendam akan masuk dengan kontak mata, maka jangan sekali-kali membuat kontak mata dengan orang yang tidak dikenal," katanya.

Dewi menambahkan, hal yang tak kalah penting lainnya adalah meminimalisasi berbincang atau menerima makanan dan minuman dari orang asing dan jangan biarkan pikiran kosong. Tetaplah beraktivitas seperti biasa dan hindari kontak dengan orang asing. 

"Untuk menghindar paling mudah menggunakan suara keras. Bisa berteriak atau kalau pelaku memukul, pukul kembali. Dengan itu mantranya akan putus dan jangan menatap mata karena entry poinnya dari sana," jelas Dewi.




(MEL)