Tips Membuat Puasa Anak Tetap Menyenangkan

Meilikhah    •    13 Juni 2016 12:30 WIB
ramadan 2016
Tips Membuat Puasa Anak Tetap Menyenangkan
Anak-anak usia kelompok bermain mengikuti pendidikan pesantren Ramadhan di Masjid Istiqlal Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Meskipun puasa tidak diwajibkan bagi anak-anak yang belum akil balig, namun banyak anak yang ingin tetap berpuasa selama Ramadan. Jika anda berencana membuat Ramadan pertama anak mudah dan menyenangkan, berikut beberapa tipsnya.

Mempersiapkan Ramadan
Yang terpenting dari puasa Ramadan adalah memahami dasar-dasarnya yang telah diatur dalam Islam. Ketika anak memiliki pemahaman yang baik tentang berpuasa, kegiatan puasa anak akan lebih mudah.

Berikan pemahaman bahwa Ramadan tak hanya berpuasa, tapi ada hal lain yang harus diamalkan anak, seperti, berbuat baik, membantu sesama, menghindari pembicaraan buruk dan melakukan ibadah. Anak juga harus dibekali pemahaman tentang pentingnya berbuka puasa dan sahur.

Selama bulan puasa, tentu anak akan mengalami perubahan jam makan dan pola tidur. Untuk memastikan anak tetap memiliki jam makan dan pola tidur teratur, dokter spesialis anak di Dubai, dr. Kalpana Sengupta dan dr. Javaid Shah membagikan tipsnya.

1. Anak disarankan untuk tidur lebih awal. Hal ini untuk memastikan anak bisa bangun saat waktu sahur, juga untuk memastikan anak tidak kekurangan jam tidur yang akan mengganggu aktivitasnya pada siang hari.

2. Menu sahur harus sehat dan berenergi tinggi. Susu dan telur sangat disarankan untuk membuat mereka tetap berenergi. Buatkan pula jus segar dan minuman sehat agar mereka tetap terhidrasi selama puasa.

3. Biarkan anak makan dengan tenang saat sahur tanpa terburu-buru. Selain agar makanan tercerna dengan baik, saat inilah anak bisa berbagi cerita selama menjalankan puasa. 

4. Biarkan anak mendapatkan sedikit tidur setelah sahur. Memastikan mereka tetap mendapatkan jam tidur selama delapan jam sehari bisa membantu mereka melewati hari.

5. Libatkan anak dalam kegiatan menyenangkan di luar puasa, seperti memberi zakat, memberi makan anak-anak, dan beribadah bersama keluarga

6. Batasi aktivitas fisik berlebih anak agar mereka tetap memiliki tenaga untuk menyelesaikan puasa,

7. Dianjurkan berbuka dengan kurma dan air. Sebaiknya, orang tua menghindari masakan yang digoreng dan junk food dan makanan yang kaya gula. Menyediakan menu berbuka sendiri lebih baik untuk memastikan kandungan gizi tetap terjaga dan tak berlebihan dalam memberikan garam.

8. Jangan biarkan anak berpuasa tanpa sahur. Selain akan membuat mereka lemah, puasa tanpa sahur juga memicu keinginan anak untuk makan di siang hari.

9. Sebagai bentuk apresiasi, sesekali anda bisa menawarkan hadiah kepada anak agar termotivasi untuk menyelesaikan puasa. (Khaleej Times)


(MEL)