Selama Mudik Usahakan Tetap Menggerakkan Tubuh

   •    16 Juni 2017 11:29 WIB
mudik lebaran 2017
Selama Mudik Usahakan Tetap Menggerakkan Tubuh
Ilustrasi. Pemudik berada di dalam bus antar kota antar provinsi (AKAP) untuk pulang kampung atau mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Foto: MI/Bary Fathahillah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perjalanan mudik umumnya memakan waktu hingga sekitar 4-6 jam atau lebih. Pada kisaran waktu tersebut biasanya ada saja pemudik yang terus melakukan perjalanan tanpa beristirahat.

Padahal, menurut Pemerhati Gaya Hidup dr. Grace Judio, penting bagi setiap pemudik untuk beristirahat atau paling tidak sedikit menggerakkan tubuh untuk menjaga kestabilan dan menghindarkan tubuh dari rasa pegal dan lelah.

"Karena yang paling kita takutkan, kalau kita duduk terus atau tidak aktif selama lebih dari 2 jam, tubuh akan mengalami deep vein thrombosis atau terjadi pembekuan darah," katanya, dalam Selamat Pagi Indonesia, Jumat 16 Juni 2017.

Grace mengatakan deep vein thrombosis merupakan kondisi darah yang membeku dan tidak dapat naik ke bagian atas tubuh. Pada kondisi normal, darah terutama dari tungkai akan naik ke atas dan kembali ke jantung melalui vena. Katup pada vena akan mencegah darah kembali turun.

Tetapi ketika tubuh hanya diam dan tak melakukan aktivitas apa-apa, darah tidak mampu dipompa dan menyebabkan pembekuan darah dan efeknya timbul pegal hingga pembengkakan pada bagian kaki.

"Jadi pada kondisi kita tidak banyak bergerak dan dehidrasi, darah akan menjadi kental dan lebih rentan terhadap pembekuan darah," katanya.

Grace mengatakan idealnya pemudik harus beristirahat selama 2-3 jam sekali dan setiap 1-2 jam tubuh harus digerakkan mulai dari jari-jari kaki, pergelangan kaki hingga sendi-sendi di bagian lutut. Kondisi berpuasa, dehidrasi dan tak banyak aktivitas dapat meningkatkan risiko terjadinya deep vein thrombosis. 




(MEL)