Makanan Ringan Salah Satu Pencetus Dehidrasi

   •    19 Juni 2017 14:54 WIB
ramadan 2017
Makanan Ringan Salah Satu Pencetus Dehidrasi
Ilustrasi. (Getty Images)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perjalanan mudik umumnya dilakukan pada siang hari ketika tubuh masih berpuasa. Rasa lelah dan dehidrasi tentu akan dirasakan tubuh selama perjalanan.

Lalu, bagaimana agar tubuh tak mudah lelah dan tetap terhidrasi meskipun harus melakukan perjalanan mudik jarak jauh?

"Pada saat sahur atau berbuka harus menyiapkan menu yang baik, yang kalorinya cukup, gizinya cukup, cairan cukup. Saat mudik harus cukup istirahat sebelumnya, jangan terburu-buru," ungkap Spesialis Penyakit Dalam dr. Hardiantio Setiawan Ong, dalam Metro I-Care, Minggu 18 Juni 2017.

Selain menu sahur dan berbuka yang baik serta asupan cairan yang cukup, Hardiantio tak menyarankan bagi orang yang akan mudik untuk mengonsumsi makanan ringan ataupun minuman yang bersifat stimulan. 

Makanan ringan diketahui tinggi garam dan minuman yang bersifat stimulan seperti kopi, teh, dan minuman berenergi bersifat diuresis yang dapat menguras cairan dalam tubuh. Snack atau makanan ringan hanya akan membuat tubuh mudah haus dan dehidrasi.

Gejala dehidrasi yang paling umum terjadi di antaranya merasa haus, bibir kering, intensitas urin lebih sedikit dan berwarna pekat. Pada keadaan yang lebih parah dapat menyebabkan tekanan darah turun dan kulit menjadi kendor serta keriput.

"Jangan makanan ringan, masih banyak makanan yang lebih menyehatkan dan lebih baik buat kita. Buah jeruk, semangka, melon atau kelapa mengandung banyak cairan. Selain itu juga mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh," katanya.




(MEL)