Ramadan

Tetap Terhidrasi Selama Berpuasa

   •    08 Juni 2017 11:00 WIB
kesehatan kulit
Tetap Terhidrasi Selama Berpuasa
Ilustrasi. Sup hangat, sajian berbuka puasa yang disarankan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. (Foto: Pinsdaddy)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat berpuasa cairan dalam tubuh akan terus berkurang seiring dengan peningkatan aktivitas dan lamanya waktu berpuasa. Tak jarang tubuh akan mudah dehidrasi sementara sebelum kumandang azan magrib umat muslim yang berpuasa pantang menyentuh makanan atau bahkan hanya segelas air.

Lalu, bagaimana agar tubuh dapat terhidrasi dengan baik meskipun menjalankan puasa? melansir Gulfnews, berikut tipsnya.

Makan Semangka
Buah semangka mengandung sekitar 92 persen air dan 8 persen buah. Kandungan zat yang ada dalam semangka di antaranya garam, kalsium, dan magnesium. Zat-zat ini merupakan komponen yang sempurna untuk membuat tubuh tetap lembab sepanjang hari.

Mengonsumsi semangka yang bisa diolah menjadi berbagai kreasi minuman tentu dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang setelah berpuasa. Atau jika perlu, di sela-sela konsumsi air putih tak ada salahnya untuk mencoba memadukan semangka dalam menu sahur atau berbuka.

Susu
Susu disebut sebagai pengganti segelas air yang hebat. Semua orang tahu bahwa susu adalah cara paling ampuh untuk memperbaiki dan menambah kalsium. Susu rendah lemak atau susu cokelat disebut merupakan cara paling baik untuk menjaga agar tubuh terhidrasi sepanjang hari. Susu juga membantu memulihkan tenaga setelah berolahraga.

Sup saat berbuka puasa
Sup merupakan hidangan pembuka paling penting yang harus ada saat berbuka puasa. Sup dengan tekstur lembut dan hangat adalah cara yang bagus untuk meningkatkan asupan cairan dan tingkat energi yang akan membuat tubuh anda terhidrasi dengan baik.

Smoothie
Pilih beberapa buah dengan kandungan air tinggi seperti jeruk, semangka, apel, nanas, atau buah persik dan buatlah smoothie. Alih-alih menambahkan yogurt atau susu, cobalah menambahkan air dan beberapa es sebagai gantinya. Ini akan membuat Anda terhidrasi lebih lama dan Anda bisa membuatnya sedikit banyak untuk kembali disantap saat sahur.

Hindari makanan asin
Memang lebih mudah diucapkan ketimbang dilakukan. Tetapi faktanya, makanan olahan dan asin dapat membuat tubuh 'kering'. Tubuh kita biasanya hanya membutuhkan sedikit garam setiap hari yang bisa kita dapatkan secara alami dari sayuran dan beberapa buah.

Jadi, cobalah dan lewati makanan gorengan dan menggantinya dengan air kelapa, irisan apel atau beberapa wortel kecil.

Campuran sayuran hijau
Meskipun tak mengandung banyak nutrisi, selada mengandung sekitar 96 persen air dan merupakan bahan tambahan yang bagus untuk membuat salad. Jadi jika Anda tak terlalu menyukai sup, berbuka puasa dengan salad mungkin bisa jadi alternatif. Tambahkan beberapa mentimun dan tomat untuk meningkatkan kadar air.

Hidrasi dari luar
Waktu terbaik untuk mencuci muka bisa dilakukan di sela-sela mandi pagi dan sebelum tidur. Jika Anda beraktivitas di luar, penggunaan tabir surya sangat penting untuk menjaga agar kelembaban kulit tetap terkunci.

Jangan terlalu sering membasuh muka
Anda mungkin berpikir bahwa menyiramkan air ke kulit terutama wajah adalah kunci hidrasi. Sampai batas tertentu, memang benar. Tetapi, mencuci muka terlalu sering dapat menghilangkan minyak esensial dalam kulit dan membuatnya lebih mudah dehidrasi. Jika Anda sering mencuci muka, pastikan sering melembabkan ulang agar kulit tetap lembab dan segar. (Gulfnews)




(MEL)