Metro Plus

Tetap Bugar Selama Puasa

   •    30 Mei 2017 15:34 WIB
ramadan 2017
Tetap Bugar Selama Puasa
Ilustrasi. (Fit Nation Magz)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dokter Spesialis Gizi Klinik Zairida Noor mengatakan untuk menjaga tubuh tetap bugar selama berpuasa, salah satu faktor yang perlu diperhatikan di antaranya asupan nutrisi dan jam makan sahur.

Sahur tidak boleh disederhanakan atau dibuat lebih praktis bahkan dilewatkan. Sebab, sahur yang tidak tepat akan berpengaruh pada kondisi tubuh saat menjalankan puasa.

"Kalau bicara lemas, ngantuk, pasti itu kaitannya dengan makan dan tidur. Jadi yang pertama harus diperhatikan adalah kapan waktu untuk sahur," katanya, dalam Metro Plus, Selasa 30 Mei 2017.

Menurut Zarida waktu saat sahur dapat menentukan kondisi tubuh seseorang selama berpuasa. Misalnya mereka yang begadang dan baru akan tidur pukul 12 malam dan menyertakan sahur sebelum waktunya lebih berpotensi mengalami lemas dan tidak bertenaga saat siang hari.

Begitu pun dengan orang yang memutuskan untuk sahur lebih awal, pukul 2 pagi misalnya karena selepas sahur ingin kembali tidur lebih lama. 

"Kebiasaan itu otomatis akan membuat lapar dan lemas. Karena kan puasanya jadi panjang, biasanya hanya 14 jam itu bisa sampai 16 jam bahkan lebih," ujar Zairida. 

Zairida mengatakan sahur lebih awal tentu sebenarnya memotong jam tidur. Padahal untuk merecovery tubuh setidaknya butuh 5-6 jam bagi dewasa untuk tidur tanpa gangguan.

"Sehingga kalau pukul 21.00 atau pukul 22.00 tidur itu sudah tepat. Nanti kita bangun pukul 03.40 bisa langsung sahur," ungkapnya.

Selain pola tidur dan pemilihan waktu sahur, asupan nutrisi juga penting untuk menunjang aktivitas selama puasa. Paling tidak menu sahur harus lengkap dan seimbang.

Dalam menu sahur dianjurkan ada memiliki kandungan karbohidrat, protein hewani maupun protein nabati, lemak, dan terutama yang paling sering terlupakan saat sahur adalah serat beserta vitamin dan mineral.

"Jadi sahur ini jatuhnya mungkin seperti makan siang, makan lengkap. Karena menjadi cadangan kita seharian untuk bertahan sampai nanti waktu berbuka 14 jam kemudian," jelasnya.




(MEL)