Perluasan Makna Berhijrah dalam Islam

Sri Yanti Nainggolan    •    21 Mei 2018 13:55 WIB
tips ramadan
Perluasan Makna Berhijrah dalam Islam
Banyak hal yang telah mengalami perluasan makna, termasuk istilah berhijrah dalam Islam. (Foto: Sergey Pesterev/Unsplash.com)

Jakarta: Banyak hal yang telah mengalami perluasan makna, termasuk istilah berhijrah dalam Islam. 

Menurut Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Hj. Syifa Fauzia, M.Art, istilah berhijrah tak hanya bermakna harfiah saja, seperti saat Nabi Muhammad SAW berpindah dari Mekkah ke Madinah. 

"Hijrah berarti berpindah atau berubah. Namun, sekarang maknanya lebih meluas saat ini. Tak hanya secara fisik, namun juga menjadi lebih baik (secara sifat)," pungkasnya dalam peluncuran Sasha Halal Toothpaste, Jumat 18 Mei 2018 lalu.

Ia memberi contoh, seseorang yang sebelumnya mencoba berubah menjadi lebih baik. Untuk wanita, mengenakan kerudung juga merupakan salah satu bentuk hijrah. 


(Menurut Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Hj. Syifa Fauzia, M.Art, istilah berhijrah tak hanya bermakna harfiah saja, seperti saat Nabi Muhammad SAW berpindah dari Mekkah ke Madinah. Foto: David Law/Unsplash.com)

(Baca juga: Kemurahan Nabi Soal Puasa)

Di momen Ramadan ini, Hj. Syifa juga menyebutkan bahwa memaknai keimanan Islam secara lebih mendalam termasuk dalam proses hijrah. 

"Ada banyak makna dari berpindah, tetapi hijrah tentang bagaimana merasakan satu komitmen dalam diri untuk berubah menjadi lebih baik, atau semakin baik," simpulnya. 





(TIN)