Edukasi di Museum Nasional jadi Buruan

Lis Pratiwi    •    01 Juli 2017 05:56 WIB
mudik lebaran 2017
Edukasi di Museum Nasional jadi Buruan
Pengunjung melihat koleksi Museum Nasional - MTVN/Lis Pratiwi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menyajikan informasi dan tampilan replika dari benda-benda bersejarah membuat museum menjadi tempat rekreasi edukasi. Hal ini pula yang disediakan di Museum Nasional, Jakarta Pusat.

Edly Fachrurozy misalnya, ia mengaku senang berkunjung ke museum karena menyukai sejarah yang terkandung di balik etalasenya. Museum Nasional pun sudah beberapa kali ia sambangi.

"Museum nasional kan salah satu musem yang paling lengkap tentang Indonesia. Mulai dari peninggalan zaman purbakala, kerajaan Hindu-Budha, dan kerajaan Islam," ujar dia kepada Metrotvnews.com, Jumat 30 Juni 2017.

Replika yang terdapat di dalam museum memberi pengalaman tersendiri baginya. Beragam barang-barang peninggalan asli dari kerajaan zaman dahulu seperti emas, perak, dan berbagai peninggalan kesultanan di Indonesia dapat ditemui.

Bahkan Edly hapal beberapa jenis koleksi museum ini. "Seperti sikuereung dari kesultanan Aceh Darussalam, bekas dudukan kuda Pangeran Diponegoro, dan lainnya yang kita belum pernah lihat aslinya," beber dia.

Edly mengaku, sengaja datang ke museum untuk belajar hal-hal baru. Sebab, di dalam museum banyak pengetahuan sejarah yang dapat diambil dan diceritakan ke anak cucu kelak.

"Museum kan memang tempat wisata sekaligus edukasi," imbuh dia.

Tak hanya bagi dirinya sendiri, saat di museum Edly pun akan menceritakan beragam sejarah benda-benda yang ada berdasarkan pengetahuannya kepada orang lain, terlebih jika informasi itu tak terlampir pada koleksi museum.

Edly juga kerap membagikan sensasi berkunjung ke museum dengan teman-temanya. Ia sering mengajak temannya untuk pergi ke berbagai museum di Jakarta. Bahkan dengan suka rela menemani mereka yang datang dari luar kota ke Museum Nasional.

"Suka banget, biasanya kalau ada teman yang datang dari luar Jakarta, saya ajak ke Museum Nasional dulu," tutur dia.

Tak seperti Edly yang biasanya datang dengan sengaja ke Museum Nasional. Farah, pengunjung museum lain justru kebetulan menyambangi museum ini karena dilewati oleh bus city tour Jakarta.

Namun, Farah mengaku senang karena berkeliling museum dapat memberi pengetahuan baru bagi putranya, Dafa. "Senang ya, karena ada edukasinya tadi soal manusia purba, dan yang paling dia (Dafa) suka itu soal koleksi senjata," tutur Farah.


(REN)