Lebaran tak Membuat Damkar Tangerang Lengah

Sunnaholomi Halakrispen    •    11 Juni 2018 15:48 WIB
Ramadan 2018
Lebaran tak Membuat Damkar Tangerang Lengah
Mako Damkar Kota Tangerang. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Jakarta: Lebaran tak akan mengganggu kesiagaan Markas Komando Pemadam Kebakaran (Mako Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten. Mereka sudah menyiapkan langkah antisipasi bencana. 

"Kita dari Mako standby di pos siaga Lebaran dengan Dishub (Dinas Perhubungan), TNI, Polri, Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), dan sebagainya. Tapi, karena kendaraan kita besar-besar, kita juga standby di pusat," kata Sekretaris BPBD Kota Tangerang Tihadi di kantornya, Senin, 11 Juni 2018.

Tihadi menyatakan kesiapsiagaan timnya selama hari biasa tidak berkurang meski sudah masuk masa cuti bersama Lebaran. Ia menekankan, di mana pun lokasi kebakaran selama masa Lebaran, timnya akan selalu siaga.

"Apabila ada kebakaran di wilayah mana pun, (kami) siap. Lalu response time-nya juga ke sana dari Mako ini. Jadi semua berkaitan dengan bencana di Lebaran ini, kita standby 24 jam," tutur dia.

Tiga regu atau sekitar 30 personel Mako Damkar Kota Tangerang siap dikerahkan. Jumlah armada yang siaga juga tidak sedikit. Terdapat 10 mobil ukuran besar dan dua mobil berukuran kecil untuk membawa pasukan Damkar. 

Selain itu, terdapat enam mesin tempel untuk membawa air. Tiga mobil untuk mengambil air dari sungai yang selanjutnya dibawa ke lokasi kebakaran juga dalam kondisi prima. 

"Kita juga ada motor bentor satu, terus ada dua perahu fiber, dan dua perahu aluminium apabila ada bencana banjir," imbuh dia.

Baca: Damkar Tetap Berjaga Selama Cuti Lebaran

Seluruh armada, kata Tihadi, disiapkan di dalam markas dan rutin diperiksa mulai dari mesin, tubuh armada, pemeriksaan, hingga kualitas bunyi sirene. Di Ramadan menjelang Lebaran, kesiapsiagaan pun selalu difokuskan.

"Karena memang orang pulang mudik. Mata kita harus betul-betul diutamakan merespon laporan masyarakat," pungkas dia.


(OGI)