Lebaran Bersama Kucing di Meeow House

Intan fauzi    •    28 Juni 2017 14:38 WIB
mudik lebaran 2017
Lebaran Bersama Kucing di Meeow House
Saat Lebaran, banyak yang menitipkan binatang peliharaan. Foto-foto: Metrotvnews.com/Intan

Metrotvnews.com, Jakarta: Teguh Iman Santoso, 40, tengah sibuk membersihkan rumahnya yang disulap menjadi tempat penitipan kucing saat didatangi Metrotvnews.com. Rumah yang diberi nama Meeow House itu berada di sebuah gang di Jalan Cempaka Putih Barat XIV, Jakarta Pusat.

Di sini, bunyi mengeong tak pernah berhenti selama Lebaran. Rumah milik Teguh tak begitu besar, tapi di dalamnya mampu menampung ratusan kandang. Kandang ditumpuk sampai empat susun dan memenuhi rumah Teguh hingga ruang tengah. Pemudik banyak yang menitipkan kucing peliharannya ke sini.

Teguh bercerita, ia memulai bisnis penitipan kucing sejak akhir 2012. Awalnya tak terlintas akan membuka bisnis penitipan kucing.

"Semua bermula saat anak saya sering bawa kucing setiap pulang sekolah. Dia meminta dipelihara. Kalau enggak dia marah. Terakhir dia nemu kucing persia," kata Teguh bercerita saat ditemui di Meeow House, Rabu 28 Juni 2017.

Teguh sadar kucing persia perlu perawatan khusus. Dari situ ia mulai belajar bagaimana merawat kucing. "Sampai akhirnya berpikir, boleh kali ini diusahain. Awalnya (buka jasa) mandiin kucing," kata Teguh.

Bisnis jasa grooming (memandikan) kucing milik Teguh terus berkembang. Sampai kemudian ada pelanggannya yang ingin menitipkan kucing. Waktu itu, Teguh belum memiliki fasilitas penitipan kucing. "Jadi, waktu itu yang mau nitip kucing bawa kandang sendiri."

Teguh lantas terpikir meneruskan usaha penitipan kucing. Pria asal Purwokerto, Jawa Tengah, itu mengeluarkan modal sekitar Rp2 juta untuk membeli empat kandang. "Sekarang, seiring jalannya bisnis, sudah ada 130 kandang," tutur Teguh.

Bisnis penitipan kucing Teguh semakin laris. Ia memasarkannya lewat sosial media. Teguh memasang tarif Rp50 ribu per hari untuk setiap kucing yang dititip. Biaya itu di luar biaya grooming. "Hanya biaya penitipan dan ganti pasir," ucapnya.

Teguh nampak telaten merawat kucing-kucing yang ada. Ia menggunakan pasir organik sebagai tempat kotoran kucing. Di samping itu ada dokter hewan yang sesekali datang. "Datang kalau ada pasien saja."

Teguh menyediakan tiga jenis grooming, yakni mandi wangi, mandi jamur, dan mandi kutu. "Mandi wangi Rp60 ribu, mandi jamur Rp70 ribu, dan mandi kutu Rp90 ribu. Kalau paket lengkap Rp130 ribu," ujar dia.

Teguh belum berencana menambah kapasitas penitipan kucingnya. Sebab, rumahnya tak memiliki tempat lagi untuk menampung. "Buka cabang ada harapan, tapi dalam waktu dekat belum, paling upgrade fasilitas," ujarnya.



(UWA)