Penyalur Infal dapat Kenaikan Permintaan Tahun Ini

Muhammad Al Hasan    •    16 Juni 2018 14:59 WIB
hari raya idul fitri
Penyalur Infal dapat Kenaikan Permintaan Tahun Ini
Ilustrasi infal - Medcom.id/Lis Pratiwi

Jakarta: Mudik lebaran kerap membikin kewalahan keluarga yang sehari-hari menggunakan pembantu rumah tangga. Urusan rumah seringkali keteteran lantaran asisten rumah tangga pulang kampung.  

Buat mereka yang tetap ingin rumah rapi tanpa harus lelah beberes akhirnya menggunakan asisten rumah tangga musiman atau infal. Yayasan Kasih Ibu Sejati, penyalur infal yang terletak di Jalan Mampang Prapatan XI, Jakarta Selatan mengakui, di lebaran ada kenaikan permintaan infal.  

"Kalau tahun ini saya (yayasan) naik sekitar 20 persen dari tahun kemarin," kata pemilik yayasan, Nilawati, saat berbincang dengan Medcom.id di kantornya, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Juni 2018.

Nila sapaan akrabnya, mengaku ada sejumlah faktor yang mendorong kenaikan permintaan infal dibanding tahun lalu. Salah satunya masa liburan yang cukup panjang. 

"Karena setelah lebaran banyak di kampung ya, jadi agak lama balik ke Jakarta," kata Nila.

Tak cuma itu, tahun ini, banyak infal yang mendaftar. Untungnya dibarengi dengan kenaikan permintaan. 

"Tahun kemarin saya kekurangan supply-nya jadi banyak permintaan terabaikan, belum ada sponsor. Kalau tahun ini sebaliknya sudah ada sponsor, banyak permintaan, banyak yang ngasih juga," beber dia. 

Yayasan yang telah berdiri sejak tahun 2000 itu telah menyalurkan 100 orang pekerja yang terdiri dari infal ART (asisten rumah tangga), baby sitter dan pengasuh lansia. Ini sudah dilakukan sejak dua minggu menjelang hari H Idulfitri 1439 Hijriyah. 

Tahun lalu, kata Nila, yayasannya hanya menyalurkan 70 orang. Adapun tarif yang diberlakukan untuk infal beragam. 

Pihaknya menjual paket infal dan infal harian. Paket infal dikenakan Rp3 juta per bulan 
Sementara infal harian, Rp150-200 ribu per hari dengan minimal 10 hari kerja. 

"Sebetulnya kita nggak nargetin harus berapa hari, cuma kita menyarankan saja 10 hari karena kasihan kan banyak yang dari daerah jadi kalau kurang 10 hari berapa yang dia dapat," kata Nila.

Adapun mayoritas pelanggan Nila merupakan warga ibu kota Jakarta dengan pekerjaan mayoritas ibu rumah tangga.





(REN)