Ada Pasar Ramadan di Australia

   •    24 Juni 2016 15:01 WIB
ramadan 2016
Ada Pasar Ramadan di Australia
Pedagang musiman Ramadan berjajar di kawasan Lakemba, Sydney, Australia. (Foto: Prima Hadi Putra/Dompet Dhuafa)

Metrotvnews.com, Sydney: Berpuasa di negeri dengan penduduk Muslim yang tidak begitu banyak memang mengundang rasa suka dan duka. Ragam tantangan akan ditemukan mulai dari sulitnya mencari masakan halal untuk dikonsumsi ketika sahur dan berbuka, hingga tiadanya kesemarakan Ramadan yang menghadirkan suasana khas selayaknya dialami di negeri berpenduduk mayoritas Muslim.

Namun lain cerita saat berkunjung ke daerah Lakemba, bagian barat kota Sydney, Australia. Seperti halnya di Indonesia, Ramadan di kota kecil ini akan diwarnai dengan munculnya para pedagang makanan musiman yang menawarkan aneka menu untuk berbuka puasa. Pedagang musiman itu berjajar di sepanjang latar pertokoan yang juga dikenal sebagai kawasan kuliner halal di Australia. Mereka berasal dari berbagai penjuru dunia dengan sajian masakan terbaiknya.

Salah satu pemilik restoran halal di Haldon Street Abu Mohamed mengaku tidak keberatan dengan banyaknya penjaja makanan musiman di kawasan Lakemba. Sebagai pemilik usaha kuliner resmi di Australia yang terkenal ketat dalam pengawasan, ia menyatakan kehadiran penjual makanan musiman ini sama sekali tak mengganggu omzet restoran yang dimilikinya. 

“Hadirnya para penjaja makanan temporer ini membawa keberkahan Ramadan tersendiri. Kami tak kekurangan pesanan bahkan mengalami kenaikan penjualan dengan banyaknya orang yang datang ke sini," kata Mohamed, seperti yang diceritakan Amil Zakat Dompet Dhuafa Prima Hadi Putra kepada Metrotvnews.com, Jumat (24/6/2016).

Pengalaman menjalani ibadah puasa di Negeri Kanguru ini pun menjadi berbeda, sebab pedagang musiman yang kebanyakan adalah warga imigran itu secara otomatis menyuguhkan pengetahuan tentang  sajian yang unik sekaligus bercita-rasa lezat dari negerinya masing-masing. Keragaman jenis-jenis makanan ini dipercaya dapat mempromosikan semangat saling menghargai dan saling mengenal antar-identitas budaya melalui jalur kuliner. 

Rachel, salah satu pengunjung yang tengah menunggu pesanan kebab Turki mengutarakan alasannya datang ke Lakemba. Ia mengatakan dengan mendatangi hanya satu tempat saja maka dirinya dapat mencicipi aneka ragam makanan yang berasal dari berbagai penjuru dunia.

“Saya bukan Muslim, namun saya menikmati ini. Anda bisa menemukan berbagai macam makanan di sini. Jika  Anda ingin mencoba makanan dari berbagai macam negara, sebut saja makanan Asia, ada dumpling, jagung bakar, kebab, dan masih banyak lagi makanan khas Asia lainnya dengan harga yang wajar," kata Rachel.



(SBH)