Harga Naik, Timun Suri Tetap Jadi Favorit saat Berbuka

Farida Noris    •    04 Juni 2018 17:05 WIB
Ramadan 2018
Harga Naik, Timun Suri Tetap Jadi Favorit saat Berbuka
Timun suri, buah khas saat Ramadan, Medcom.id - Farida Noris

Medan: Timun suri merupakan buah yang paling banyak dicari di Kota Medan selama Ramadan. Pasalnya buah berbentuk lonjong ini dapat diolah menjadi berbagai macam minuman berbuka puasa serta bermanfaat untuk menjaga kesegaran tubuh.

Misalnya saja di Jalan Karya Wisata, Medan Johor. Pedagang menjajakan timun suri mulai awal ramadan. Lantaran permintaan cukup tinggi, tak heran bila harga timun suri juga ikut melonjak.

"Sejak awal puasa, banyak sekali yang nyari timun suri ini," kata Sari pedagang buah di Pasar Tradisional Johor, Senin 4 Juni 2018.

Sari menyebutkan di awal Ramadan, timun suri yang dijualnya hanya Rp9.000 per buah untuk ukuran kecil dan Rp12.000 perbuah untuk ukuran besar. Akan tetapi, lantaran tingginya permintaan, timun suri ini kini dijual Rp10.000 per buah ukuran kecil dan Rp15.000 perbuah ukuran besar.

"Karena barangnya cukup sulit. Kalau saya mengambilnya dari distributor langsung dari Meulaboh," ucapnya.

Buah yang berkhasiat bisa menyembuhkan bibir pecah-pecah ini memang banyak dijumpai selama Ramadan. Tak heran timun suri laku keras untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. 

"Bisa diolah macam-macam, misalnya dibuat campuran minuman cendol, atau dicampur dengan sirup," urainya.

Sementara itu, Tiar salah seorang pedagang buah di Jalan Tempuling mengatakan timun suri memang banjir saat Ramadan. Karena, buah itu dipetik secara massa saat bulan puasa saja.

"Buah ini langsung didatangkan dari Meulaboh. Orang Medan juga percaya jika buah ini dapat dijadikan obat panas dalam, sariawan dan bibir pecah-pecah," ungkapnya.

Tiar mengaku timun suri yang dijualnya untuk yang kecil yakni Rp10.000-Rp11.000 perbuah dan yang besar Rp15.000 perbuah.

"Harganya bervariasi tergantung ukuran. Memang ada kenaikan harga berkisar Rp2.000 perbuah," paparnya.

Terpisah, Ahli Gizi Kota Medan, Dr.dr. Dina Keumala Sari, M.Gizi., Sp.GK, menjelaskan memang benar timun suri ini bisa mengatasi bibir pecah-pecah. Namun untuk mengatasi sariawan belum tentu.

"Untuk mengatasi kulit bibir kering atau pecah-pecah kira-kira dua porsi per hari sehingga bisa terhindar dari bibir pecah-pecah saat puasa,” ujarnya.



(RRN)