Media Group Kenalkan Jurnalistik pada Peserta Pesantren Kilat

Muhammad Al Hasan    •    01 Juni 2018 18:39 WIB
Ramadan 2018
Media Group Kenalkan Jurnalistik pada Peserta Pesantren Kilat
Peserta pesantren kilat melakukan kunjungan ke Metro TV dan Media Indonesia. Foto: Medcom.id/Muhammad Al Hasan.

Jakarta: Ada yang spesial dari pesantren kilat yang diselenggarakan Media Group. Anak tidak hanya diajari ilmu agama tetapi juga dikenalkan tentang dunia jurnalistik tv dan cetak lewat pengenalan profil Metro TV dan Media Indonesia.
 
PR & Publicity Manager Metro TV Henny Puspitasari sebagai pengisi materi menjelaskan, kegiatan pengenalan tersebut dimaksudkan agar peserta pesantren kilat yang mayoritas anak-anak karyawan Media Group mengenal profesi orang tua mereka.
 
"Diharapkan anak-anak mengenal dan mencintai pekerjaan ayah ibunya di perusahaan ini, dan turut mendoakan di bulan penuh berkah ini," kata Henny saat ditemui di Gedung Media Indonesia, Jumat 1 Juni 2018.
 
Pengenalan jurnalistik dilakukan secara interaktif melalui pemutaran video profil perusahaan. Kemudian peserta diajak berperan aktif melalui tanya jawab dari pemateri dan pembawa acara. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan diberi hadiah.


Peserta pesantren kilat mengunjungi studio Metro TV. Foto: Medcom.id/Muhammad Al Hasan

Baca: Media Group Gelar Pesantren Kilat

Setelah puas dengan materi, peserta pesantren diajak berkeliling kompleks Metro TV dan Media Indonesia. Mereka diajak melihat karyawan Media Group bekerja. Ini juga sebagai upaya pembelajaran bagi para peserta pesantren kilat.
 
Seorang peserta pesantren kilat, Mariyah Qibtiyah mengaku senang mengikuti rangkaian acara pesantren kilat. Selain mendapat ilmu baru, ia mendapat banyak teman melalui pesantren ini.
 
"Senang bisa belajar Quran, banyak teman dan bisa main ke Metro TV," kata Mariyah.
 
Program pesantren kilat anak-anak yang diselenggarakan Media Group rencananya diselenggarakan dua hari, 1-2 Juni 2018. Kegiatan pengabdian masyarakat dan memakmurkan masjid ini mendapat respons positif, tercatat 60-70 orang anak dari TK-SD- SMP terdaftar menjadi peserta.




(FZN)