Kendaraan Mudik tak Laik Jalan Dipastikan Segera Berbenah

   •    15 Juni 2017 17:00 WIB
mudik lebaran 2017
Kendaraan Mudik tak Laik Jalan Dipastikan Segera Berbenah
Ilustrasi. Sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta. (Foto: ANTARA/ Widodo S Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Pembinaan Keselamatan Ditjen Hubdar Kementerian Perhubungan Eddi memastikan kendaraan mudik terutama bus yang sebelumnya dinyatakan tidak laik jalan akan segera berbenah.

Eddi mengatakan pihaknya telah mengimkan surat hingga imbauan sejak jauh hari agar kendaraan yang akan digunakan mudik untuk dipersiapkan dengan baik. Termasuk secara teknis dan pengemudi. Seluruh komponen harus siap dan tidak ada toleransi jika melakukan pelanggaran.

"Mereka tahu di lapangan bisa lebih ketat lagi. Mereka akan memperbaiki karena pada saat puncak (mudik) nanti, (mereka) akan mengerahkan armada baik yang tambahan maupun reguler," ujar Eddi dalam Metro News, Rabu 14 Mei 2017. 

Menurut Eddi, pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di seluruh Indonesia baik untuk bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan bus pariwisata yang digunakan untuk perbantuan angkutan lebaran.

Kata dia, saat ini kendaraan yang telah dilakukan pemeriksaan sudah mencapai 21 ribu unit kendaraan. Dari target yang ada, pihaknya telah memeriksa sekitar 70 persen bus AKDP dan bus pariwisata serta 90 persen untuk bus AKAP.

Pemeriksaan itu, kata Eddi, tak hanya urusan teknis seperti bodi mobil, sistem pengereman, kondisi lampu atau kelaikan ban sebagai komponen utama. Namun juga urusan administrasi yang berkaitan kelengkapan surat-surat, kartu pengawasan, uji kendaran hingga STNK.

"Teknis utama tadi tidak boleh ada tawar menawar. Yang terkena sanksi administrasi tidak ditoleransi, kena tilang tidak boleh beroperasi," ujar Eddi.

Untuk bus-bus yang telah memenuhi syarat akan diberi penanda khusus dengan stiker bertuliskan angkutan lebaran 2017. Sedangkan yang belum laik jalan diwajibkan untuk memperbaiki apa yang perlu dibenahi. 

Tak lupa, dia pun mengimbau agar penumpang hanya menggunakan kendaraan mudik yang telah mendapat sertifikat laik jalan dari pemerintah dengan ciri berstiker demi keamanan dan keselamatan. 

"Kalau yang belum berstiker, cari yang sudah ada stikernya saja. Secara bertahap operator akan memenuhi syarat yang kita tentukan. Kalau tidak dilakukan konsekensinya tidak akan bisa beroperasi," jelasnya.




(MEL)