Primetime News

Kemenhub Antisipasi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas di Perlintasan Sebidang

   •    16 Juni 2017 09:58 WIB
kecelakaan lalu lintas
Kemenhub Antisipasi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas di Perlintasan Sebidang
Ilustrasi. Sejumlah pengendara berhenti di perlintasan Sebidang di Jalan Pejompongan 1, Jakarta. (Foto: MI/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kecelakaan lalu lintas antara pengendara mobil dan kereta api kerap terjadi di perlintasan sebidang. Perilaku pengendara yang tak waspada ditambah minimnya fasilitas peringatan dituding ikut menyumbang tingginya angka kecelakaan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan telah menyiapkan langkah jangka pendek hingga jangka panjang untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas antara mobil dan kereta api.

"Untuk jangka pendek kita memang harus mengevaluasi tingkah laku pengemudi yang melintasi jalan kereta api. Banyak kejadian itu karena mobil yang seharusnya berhenti, malah menerobos. Kami mengimbau pengendara mobil untuk lebih sabar," katanya dalam Primetime News, Kamis 15 Juni 2017.

Langkah selanjutnya, kata Budi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para stakeholder untuk mengurangi perlintasan sebidang. Seperti di DKI, pemda membangun sejumlah flyover untuk menghindarkan pengendara dari lalu lintas kereta api.

Sementara untuk jangka panjang, pemerintah secara makro berencana membuat jalur kereta api tidak ada lagi yang melewati perlintasan sebidang. 

"Contoh kita membuat KA dari Jakarta ke Surabaya menghilangkan kurang lebih 900 lintasan sebidang. Dengan itu kita baru bisa mengurangi masalah-masalah berkaitan dengan kecelakaan di rel kereta api," katanya.

Khusus untuk musim mudik dan arus balik pemerintah telah bersama dengan Kementerian PUPR berupaya menghilangkan perlintasan sebidang terutama di sekitar Cipali menuju Prupuk dan Purwokerto.

Menurut dia, dengan menghilangkan sekitar 4 perlintasan sebidang di daerah-daerah tersebut akan menghilangkan beberapa titik kemacetan juga risiko kecelakaan yang mungkin terjadi. Di lokasi 4 perlintasan sebidang itu, kata Budi, bisa dioperasikan penuh saat musim mudik nanti.

Berkaitan dengan penjagaan, Budi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemda khususnya Pemda Jabar dan Jateng untuk mengerahkan sejumlah tenaga untuk menjaga lintasan-lintasan itu. PT KAI juga diminta lebih proaktif untuk mengaktifkan penjagaan, selain juga mengimbau kepada para pengemudi untuk lebih sabar.

"Yang paling penting secara fundamental lintasan sebidang seharusnya tidak ada lagi. Karenanya dalam rencana jangka panjang ini diharapkan sudah tidak ada, jangka menengah kita intensif ke pemda Jabar, Jateng, dan Jatim untuk proaktif untuk ikut membantu," jelasnya.




(MEL)