Jemaah Masjid Ini tak Sadar Presiden Jokowi Ikut Salat Tarawih

Ilham wibowo    •    01 Juni 2017 22:04 WIB
ramadan 2017
Jemaah Masjid Ini tak Sadar Presiden Jokowi Ikut Salat Tarawih
Ilustrasi/ Presiden Jokowi salat berjamaah/ANTARA/Herry Murdy Hermawan

Metrotvnews.com, Bogor: Presiden Jokowi melaksanakan shalat tarawih berjamaah bersama warga di Masjid Al Muslimun, Jalan Indraprasta, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis 1 Juni 2017. Namun kehadiran Jokowi ini tak disadari sebagian jemaah karena tidak ada pengumuman apapun sebelumnya.

"Kita kaget. Tidak tahu kalau ada Presiden ikut shalat tarawih berjamaah bersama warga," kata Reza Kresnawan, salah satu jemaah masjid, seperti dilansir Antara.

Menurut Syahrum Agung, Ketua RW 16 Kelurahan Bantar Jati, Kecamatan Bogor Utara, Presiden sudah tiba di masjid sebelum adzan Isya. Kehadiran Jokowi dinilai sebagai kejutan.

"Setelah salat Isya, (kegiatan di masjid) ceramah agama, dan salat tarawih 11 rakaat," kata dia.

Selama di masjid, Jokowi sama sekali tidak memberikan sambutan. Jokowi hanya sengaja menampakkan diri di hadapan jemaah saat hendak beranjak pulang.

Jokowi membagikan kenang-kenangan kepada jemaah masjid berupa syal batik dan buku tulis. Pembagian dilakukan di dalam masjid.

Dan sebelum meninggalkan masjid, dari dalam mobil, Presiden kembali membagikan suvenir kepada warga sekitar. Salat tarawih berlangsung tenang dan kondusif.

"Satu kehormatan bagi kami Presiden mau hadir dan shalat berjamaah dengan masyarakat," kata Ketua Bidang Umaroh Masjid Al Muslimum Syarul Noer.

Syarul menjelaskan tidak ada persiapan khusus saat Presiden melakukan salat di masjid yang berkapasitas 800 jemaah itu. Saat itu yang menjadi imam Ustad Syaifullah M dan khatib Ustad Tarwono.

"Kalau didatangi Pak Wali Kota sudah biasa. Masjid Al Muslimun sering jadi rujukan kujungan pejabat. Hari ini kami dapat tamu kehormatan Presiden, kita tahu (beliau) sangat sederhana orangnya," ucap dia.

Yayat Supriatna, Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Al Muslimun menambahkan, masjid yang didirikan pada tahun 1993 selalu ramai dipadati jemaah. Tidak hanya bulan Ramadan saja, tapi juga pada hari-hari biasa.

"Jemaah di sini datang dari mana saja, cukup makmur. Setiap hari uang sumbangan masyarakat Rp3 juta. Kalau hari Jumat bisa sampai Rp5 juta," katanya.

Sejumlah warga mengaku senang kehadiran Presiden untuk salat berjamaah di masjid mereka . Warga berharap Presiden dapat terus menyebarkan semangat beribadah bagi warga dengan mendatangi masjid-masjid di wilayah lainnya.

"Kita tahu Presiden tinggal di Istana Bogor. Hadirnya Presiden salat berjamaah dengan kita membuktikan Presiden masih punya kepedulian kepada warga, khususnya Kota Bogor," kata Ade salah satu jamaah perempuan yang dapat suvenir dari Presiden.

Turut mendampingi Presiden adalah Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, dan Korem 061/Suryakancana, Letkol Inf Agus Mirza, dan unsur Muspida Kota Bogor lainnya.


(DHI)