532 Pesawat Diizinkan Menambah Penerbangan

Husen Miftahudin    •    16 Juni 2017 13:58 WIB
ramadan 2017
532 Pesawat Diizinkan Menambah Penerbangan
Aktivitas keberangkatan dan kedatangan pesawat di landasan pacu Bandara Ngurah Rai, Bali, Senin (8/8/2016). Foto: Antara/Wira Suryantala

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memberi izin kepada 532 pesawat menambah penerbangan atau extra flight. Sebanyak 454 pesawat diberi izin untuk menambah penerbangan domestik dan 122 pesawat untuk penerbangan internasional.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, penambahan itu untuk mengantisipasi lonjakan pemudik. Diprediksi ada 5,4 juta pemudik menggunakan pesawat terbang pada H-7 dan H+7 Lebaran.

"Kenaikan penumpang (pemudik pesawat terbang) 9,8 persen dari tahun lalu. Sangat signifikan. Makanya kami butuh tambahan," kata Agus dalam konferensi pers di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat 16 Juni 2017.

Pemudik moda udara didominasi tujuan Solo, Yogyakarta, dan Semarang. Denpasar juga menjadi destinasi favorit. "Kalau ke Bali bukan untuk mudik, tapi liburan. Titik-titik selain Jawa, ada juga Lampung, Sumatera, serta Makassar."

Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah Murni, mengatakan tambahan penerbangan untuk rute internasional ditujukan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Hongkong, Singapura, Kuala Lumpur, sejumlah negara Timur Tengah, dan negara lain.

Ada lima maskapai penerbangan yang diizinkan menambah penerbangan rute internasional, yakni Cathay Pacific, Jetstar Asia, Silk Air, Malaysia Airlines, dan Singapore Airlines.

Rutenya antara lain Surabaya-Hong Kong, Surabaya-Singapura, Kualanamu-Singapura, Pekanbaru-Singapura, Palembang-Singapura, Kualanamu-Kuala Lumpur, Cengkareng-Singapura, Surabaya-Kuala Lumpur, dan Denpasar-Hangzhou.




(UWA)