Surya Paloh: Ambil Hikmah Ramadan dan Kembali ke Fitrah

Siti Yona Hukmana    •    15 Juni 2018 08:25 WIB
hari raya idul fitri
Surya Paloh: Ambil Hikmah Ramadan dan Kembali ke Fitrah
Surya Paloh didampingi sang anak Prananda Paloh melaksanakan salat Id di Masjid Daud Paloh. Medcom.id/ Siti Yona

Jakarta: Media Group memperingati Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah dengan salat Id bersama di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kedoya, Jakarta Barat, Jumat 15 Juni 2018. CEO Media Grou, Surya Paloh hadir dalam Salat Id berjemaah itu.

Setelah melaksanakan Salah Id Surya Paloh berpesan kepada seluruh umat untuk kembali ke fitrah dan mengambil hikmah dari ibadah puasa yang telah dilaksanakan selama 30 hari.

"Kita harus bisa mengambil hikmah dari semua ini. Setelah kita melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari. Di balik itu kita kembali ke fitrah kita, kebersihan hati kita. Kesempatan kita untuk memulai sesuatu yang baru agar kita hidup di dalam kehidupan asas manfaat yang sebesar-besarnya bagi arti dan nilai kehidupan itu," kata Surya.

Selain Surya, salat Id ini juga diikuti oleh sejumlah karyawan Media Group dan warga sekitar kantor Media Group. 

Adapun yang berlaku sebagai Imam yakni Jajang, sedangkan khatib yaitu mantan Kerua MK periode 2013-2015 Hamdan Zoelva. Adapun tema ceramah Salat Id kali ini yaitu "Kembali ke Fitrah".

Sepanjang Bulan Ramadan, Masjid Nursiah Daud Paloh telah mengadakan banyak kegiatan. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Nursiah Daud Paloh Ade Alawi mengatakan, kegiatan itu di antaranya, kajian keislaman, Pesantren kilat untuk anak-anak, lomba adzan, lomba masak, lomba panahan, bazar Ramadan, itikaf dan santunan pada anak yatim.

"Ini kita bekerja sama dengan seluruh karyawan Media Group. Insyaallah berbagai kegiatan ini ke depan kita kerjakan lebih baik lagi," ungkap Ade.

Untuk zakat mal, Ade menyatakan yang terkumpul selama bulan Ramadan lebih dari Rp30juta. Ia mengaku uang tersebut telah disumbangkan kepada delapan yayasan.

 "Kita serahkan kepada yayasan yatim piatu dan dhuafa di sekitar Media Group ini," tutur Ade.


(SCI)