Tindak Kriminal di Terminal Kampung Rambutan Diklaim Menurun

Achmad Zulfikar Fazli    •    10 Juli 2016 14:57 WIB
mudik 2016
Tindak Kriminal di Terminal Kampung Rambutan Diklaim Menurun
Spanduk imbauan tentang bahaya hipnotis. Foto: MI/Atet Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Tindak kriminal yang terjadi di Terminal Kampung Rambutan pada Lebaran 2016 ini diklaim menurun dibandingkan Lebaran 2015. Sejak H-12 hingga arus balik H+3 hari ini, baru terdapat satu laporan tindak kriminal.
 
"Alhamdulillah, dari H-12 sampai sekarang baru satu pengaduan. Memang harus saya sampaikan kalau di terminal itu harus hati-hati," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (10/7/2016).
 
Emiral menuturkan, satu tindak kriminal yang terjadi bukan pencopetan ataupun penodongan. Tetapi, akibat hipnotis. "Ini kejadiannya sudah lama, pas arus mudik," tambah Emiral.
 
Pelaku, kata dia, menghipnotis korban dengan cara memberikan uang untuk membelikan sesuatu. Namun, nahas tas korban malah raib digondol pelaku.
 
"Pelakunya wanita, korbannya juga wanita diambil tasnya," ucap dia.
 
Emiral mengatakan, kasus itu telah diserahkan ke polisi untuk ditindaklanjuti. Emiral mengingatkan kepada seluruh penumpang agar lebih hati-hati setiap berada di terminal.
 
"Yang datang ke terminal pikirannya jangan kosong. Tetap harus hati-hati," katanya.
 
Berdasarkan data yang dihimpun sejak 6 Juli atau H hingga 9 Juli atau H+2, pemudik yang tiba di Terminal Kampung Rambutan sebanyak 23.470 orang.
 
Pada 6 Juli atau H jumlah pemudik yang tiba sebanyak 9.984 orang dengan 472 bus. Kemudian 7 Juli atau H, pemudik yang tiba sebanyak 12.514 orang dengan 580 bus.
 
8 Juli atau H+1, pemudik yang tiba sebanyak 20.602 orang dengan 618 bus. Dan, pada 9 Juli atau H+2 pemudik yang tiba sebanyak 23.470 dengan 642 bus.
 


(FZN)