66 Ribu Pemudik Kembali Tiba di Terminal Kampung Rambutan

Achmad Zulfikar Fazli    •    10 Juli 2016 11:40 WIB
mudik 2016
66 Ribu Pemudik Kembali Tiba di Terminal Kampung Rambutan
Pemudik tiba di Terminal Kampung Rambutan. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli.

Metrotvnews.com, Jakarta: 66.570 pemudik telah tiba kembali di Jakarta melalui Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Jumlah ini terhitung sejak 6 - 9 Juli 2016.
 
Pada 6 Juli jumlah penumpang yang tiba sebanyak 9.984 orang dengan 472 bus. Kemudian 7 Juli, penumpang yang tiba sebanyak 12.514 orang dengan 580 bus.
 
8 Juli, penumpang yang tiba sebanyak 20.602 orang dengan 618 bus. Dan, pada 9 Juli atau H+2 penumpang yang tiba sebanyak 23.470 dengan 642 bus.
 
Jumlah ini diprediksi akan meningkat pada H+3 hari ini. Terlebih, mulai pagi hari hingga siang ini terpantau bus yang masuk Terminal Kampung Rambutan cukup banyak.
 
"H+3 sekarang kayanya meningkat, sudah lumayan datang walau masih berkurang (dibanding tahun lalu)," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (10/7/2016).
 
Emiral menyebut hari ini seharusnya menjadi puncak arus balik, karena besok karyawan sudah mulai masuk kerja. Tetapi, jumlah pemudik yang tiba di Terminal Kampung Rambutan menurun dibandingkan Lebaran 2015, yang mencapai 38.212 orang di puncak arus balik yang jatuh pada H+6.
 
"Dibandingkan arus balik di tahun yang lalu, sekarang rada menurun," ujarnya.
 
Ia memprediksi penurunan ini akibat perbedaan waktu libur antara karyawan dan pelajar. Pada Senin 11 Juli, karyawan sudah harus mulai bekerja kembali. Sedangkan, anak sekolah baru masuk pada 18 Juli.
 
"Itu yang nanti terus berlanjut di H+9 dan H+10. Jadi terpecah konsentrasinya lebih mundur, anak-anak yang masih bercengkarama dengan neneknya di kampung, nanti di hari Jumat atau Sabtu akan kembali ke Jakarta," katanya.
 
Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKi Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, hari ini diprediksi sebagai puncak dari arus balik. Namun, jumlah pemudik dan kendaraan yang masuk ternyata menurun dibandingkan tahun lalu.
 
"Prediksi awal hari ini puncak arus balik. Tapi dari data masih jauh dari tahun 2015. Ini yang masuk masih trayek yang pendek," kata Sigit.
 
Sigit menduga, penurunan ini diakibatkan kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas jalan. "Jadi menurut kami puncaknya bisa (Minggu) sore atau Senin dini hari," ujar Sigit.
 


(FZN)