Polri Minta Masyarakat tak Trauma Lintasi Tol Brebes

Whisnu Mardiansyah    •    09 Juli 2016 14:22 WIB
mudik 2016
Polri Minta Masyarakat tak Trauma Lintasi Tol Brebes
Ilustrasi/MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Korlantas Mabes Polri berharap warga tak kapok melintasi ruas Tol Cipali-Brebes karena kemacetan yang terjadi pada arus mudik Lebaran 2016, di exit Tol Brebes Timur. Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto memastikan arus balik tidak akan semacet saat mudik.

"Kami sudah mengevaluasi, jadi masyarakat jangan trauma atau takut untuk lewat Cipali-Brebes Timur. Karena karakteristik arus balik dan mudik berbeda. Bila mudik, kendaraan melewati jalan besar, highway, tol, menuju jalan arteri. Berbeda dengan arus balik," kata Agung saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/7/2016).

Agung menjelaskan, salah satu penyebab kemacetan arus mudik karena banyaknya permasalahan di jalan arteri. Mulai perbaikan jembatan yang belum selesai, palang pintu pelintasan kereta api yang ditutup setiap 20 menit, adanya pasar tumpah, hingga BBM yang sulit diperoleh.

"Jadi karakteristiknya berbeda. Pada saat arus balik nanti, mereka sudah pelan-pelan karena berbagai hambatan tadi, tapi sesudah masuk tol, ada highway, jadi bebas hambatan," ucap Agung.


Ilustrasi/MI/Arya Manggala

Agung mengklaim evaluasi mudik  telah dilakukan mulai meminta bantuan Pemda setempat menertibkan pasar tumpah hingga soal kesulitan memperoleh BBM.

"Di pintu Tol Brebes Timur, akan diperbanyak petugas untuk membagikan kartu tol.‎ Kendaraan stasioner Pertamina akan disediakan di Tol Brebes untuk tangani kendaraan yang kehabisan BBM. Rekayasa lalu lintas sudah disediakan kalau terjadi macet," jelas Agung.

Rute Alternatif

Pemudik, kata Agung, bisa memilih tiga rute arus balik, yakni jalur Pantura, jalur selatan dan jalur Cipali.

"Kendaraan yang dari Jakarta, akan dikeluarkan di Brebes Barat, sehingga tidak bertemu dengan kendaraan arus balik. Sudah kami hitung jarak Brebes Timur dan Barat itu kurang lebih enam kilometer. Kemudian di Palimanan, ada kebijakan bila antrean kendaraan hingga lima kilometer maka akan digratiskan, pintu tol dibuka, sehingga bisa bebas lagi," beber Agung.

Bagi mereka yang memilih jalur selatan yang kecil dan berkelok, Polri sudah menyiagakan personel. Petugas dituntut bekerja ekstra di lokasi ini.


Ilustrasi/MI/Arya Manggala

Di sisi lain, Agung mengimbau pemudik tetap mengakses informasi terbaru arus lalu lintas yang akan dilintasi. Dia menegaskan, kelancaran arus balik bergantung kepada semua pihak termasuk pemudik.

"Saya juga berharap bantuan dari masyarakat untuk bekerja sama dengan mematuhi petugas di lapangan. Semoga dengan andil semua pihak arus balik berjalan baik," ucap Agung.


(OJE)