Pemudik di Pelabuhan Tanjung Priok Rela Menunggu Lama

Siti Yona Hukmana    •    13 Juni 2018 16:26 WIB
Mudik Lebaran 2018
Pemudik di Pelabuhan Tanjung Priok Rela Menunggu Lama
Penumpang rela menunggu lama di Pelabuhan Tanjung Priok - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Ratusan pemudik yang bakal berangkat menggunakan Kapal Ro-Ro di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, rela menunggu lama. Mereka memilih istirahat di pelabuhan ketimbang ketinggalan kapal. 

Malam ini, Rabu, 13 Juni 2018, Pelabuhan Tanjung Priok bakal memberangkatkan 806 penumpang program mudik gratis Kementerian Perhubungan ke Lampung. Kapal dijadwalkan angkat jangkar pukul 19.00 WIB. 

Namun, sejak siang, penumpang sudah memadati Terminal Penumpang Dermaga Eks Presiden Pelabuhan Tanjung Priok. Pantauan Medcom.id, pemudik duduk dan tidur di ubin ruang tunggu. 

"Ngantuk, makanya tidur. Keberangkatan juga masih lama, pukul 19.00 WIB. Ya enggak apa-apa lah tidur di sini, adem," kata Robi, salah satu peserta mudik gratis di Ruang Tunggu Terminal Penumpang Dermaga Eks Presiden, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 13 Juni 2018.

Robi mengaku berangkat pagi ke pelabuhan supaya tidak terlalu dekat dengan waktu keberangkatan dan bisa mencari informasi. Ia tidak mempermasalahkan harus duduk dan tidur di lantai.

"Kalau masih di rumah kita enggak tahu informasi, berangkat lebih cepat tidak apa-apa. Siapa tahu lebih cepat (kapal berangkat) dari jadwal pemberangkatan," ucap dia. 


Penumpang rela menunggu lama di Pelabuhan Tanjung Priok - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Penumpang lainnya, Muti, mengaku, lebih memilih cepat datang ke pelabuhan supaya tidak tergesa-gesa. Ia bakal pulang ke Lampung bersama suami dan anaknya.

"Biar enggak buru-buru. Lebih tenang kalau sudah sampai pelabuhan, daripada masih di rumah," ujar Muti.

Sementara Dedi, memilih mudik gratis karena kehabisan tiket transportasi lain. "Kehabisan tiket bus dan mahal juga, per orang bisa sampai Rp600 ribu," beber Dedi.

Dedi senang dengan adanya program mudik bareng gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan ini. Ia merasa sangat terbantu.

"Apresiasi sekali. Apalagi syaratnya juga mudah cuma STNK, KTP, KK. Itu dilampirin dan langsung mendapatkan formulir peserta mudik gratis," pungkas Dedi.

Pemudik tujuan Lampung ini akan menumpang Kapal Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran. 




(REN)