Cinta Nabi kepada Negeri

Sobih AW Adnan    •    04 Juni 2017 20:17 WIB
kisah ramadan
Cinta Nabi kepada Negeri
Ilustrasi/Pixabay

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah sekian lama meninggalkan Mekkah, rasa rindu begitu menyeruak di dada Nabi Muhammad. Kepada siapa saja yang baru kembali darinya, Rasulullah SAW tak sungkan menanyakan kabar tentang Mekkah.

Pun kepada Ashil Al-Ghifari. Ketika sahabat itu kembali menginjakkan Madinah dan menjumpai Nabi, ia mendapati permintaan Rasul, "Ceritakanlah padaku bagaimana keadaan Mekkah sekarang?"

Ashil menjawab, "Aku melihat Mekkah subur wilayahnya, telah bening aliran sungainya, sudah banyak tumbuh idzkirnya (nama sejenis pohon), tebal rumputnya, serta ranum salamnya (sejenis tanaman yang biasa digunakan untuk menyamak kulit)."

Tiba-tiba Nabi menyela, "Cukup, wahai Ashil. Jangan kau buat kami bersedih." Rupanya, Rasulullah amat rindu dengan tanah kelahirannya.

Di lain kesempatan, Rasulullah SAW bersabda, "Alangkah baiknya engkau (Mekkah) sebagai sebuah negeri. Dan engkau merupakan negeri yang paling aku cintai. Seandainya kaumku tidak mengusirku dari engkau, niscaya aku tidak tinggal di negeri selainmu." 


Sumber: Disarikan dari Akhbar Makkah karangan Imam Abu Al-Walid Muhammad Al-Azraqi, dan sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Hibban.


(SBH)