Keromantisan Nabi di Perjalanan

Sobih AW Adnan    •    09 Juni 2018 04:43 WIB
kisah ramadan
Keromantisan Nabi di Perjalanan
ILUSTRASI: Pixabay

Jakarta: Nabi Muhammad saw. amat menyayangi istri-istrinya. Terlebih, ketika salah satu dari mereka turut dalam sebabak perjalanan. Jauh, maupun dekat.

Dalam banyak riwayat, Nabi tak pernah memasrahkan urusannya hingga membuat Umm Al Mukminin kerepotan. Sebaliknya, Rasulullah begitu memanjakan sang istri. Sekali pun, ia seorang pemimpin di tengah para sahabat yang turut dalam rombongan, Nabi tak sungkan-sungkan melayani istrinya ketika tampak kesusahan.

Hal yang cukup mencengangkan, serupa dalam salah satu hadis riwayat Al Bukhari yang mengisahkan ketika Nabi menempuh perjalanan bersama istrinya yang bernama Shafiyyah binti Huyay.

Saat separuh jarak sudah tertempuh, Nabi mengajak para sahabat beristirahat. Lalu, ketika waktu meneruskan perjalanan telah kembali tiba, Nabi segera duduk rendah di sisi seekor unta dan meminta Shafiyyah memijakkan kaki di atas lututnya.

Sahabat pun memerhatikan. Rupanya, yang dilakukan Nabi, bukan lain, demi memudahkan istrinya itu menaiki hewan tunggangan.


Sumber: Disarikan dari hadis riwayat Al Bukhari dalam Sahih Bukhari bab Ghazwah Khaibar dan dalam Al Ishabah Fii Tamyiiz ash-Shahabah karya Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani




(SBH)