Pengunjung Keluhkan Mahalnya Biaya di Pantai Anyer

Fachri Audhia Hafiez    •    17 Juni 2018 08:56 WIB
hari raya idul fitri
Pengunjung Keluhkan Mahalnya Biaya di Pantai Anyer
Ilustrasi pantai.

Jakarta: Wisatawan pantai Anyer Kabupaten Serang mengeluhkan tingginya biaya sarana dan prasarana di pantai tersebut. Bahkan, hampir semua fasilitas yang ada di pantai harus dibayar pengunjung.

"Di sini, apa- apa bayar. Mau duduk di saung bayar Rp70.000. Padahal, tadi sudah dikenakan tiket masuk mobil  sebesar Rp70.000," kata Ibu Jaja, warga Lampung Selatan dilansir Antara di Pantai Bandulu, Anyer, Sabtu, 16 Juni 2018.

Jaja warga asal Desa Kuala Jaya, Kecamatan Seragi, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung itu pun menyebut jika di pantai itu sama sekali tidak memberikan gratis dalam fasilitas apapun.

"Ganti baju di kamar mandi aja bayar Rp2.000," kata Ibu Jaja.

Untuk menghindari tingginya biaya di pantai itu, Jaja dan keluargan poun sudah menyiapkan bekal dari rumah. Senada dengan Ibu Jaja, Cholil yang merupakan pengunjung pantai menyebut jika biaya masuk sebesar Rp70.000 tidak sesuai dengan fasilitas yang diberikan pihak pengelola.

"Dua bungkus kecil emping dijual seharga Rp15.000, dan kelapa muda perbutinya Rp10.000. Harga ini mah sama dengan di beberapa tempat sekitar Jabodetabek," kata dia.


(JMS)