Kolak Ayam dan Tradisi Warga Gresik di Pengujung Ramadan

Muhammad Khoirur Rosyid    •    27 Juni 2016 20:53 WIB
ramadan 2016
Kolak Ayam dan Tradisi Warga Gresik di Pengujung Ramadan
Seorang warga sedang mengaduk kuah kolak ayam

Metrotvnews.com, Gresik: Hari ke 23 Ramadan memiliki makna tersendiri bagi warga Desa Gumeno Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sesuai tradisi yang dirawat sejak lampau, mereka disarankan memasak sanggring atau lebih mudah disebut dengan kolak ayam secara massal di masjid Sunan Dalem.

Kolak ayam dibuat dengan bahan dasar khusus, yakni ayam yang digunakan harus berupa ayam kampung. Ayam petelur atau ayam potong yang umumnya dijual di pasar tidak boleh digunakan.

"Selain ayam, ada santan, daun bawang, jintan dan gula merah," kata seorang warga Viki Firmansyah kepada Metrotvnews.com, Senin (27/6/2016).

Meski dimasak ramai-ramai, namun pembuatan kolak ayam dilakukan kaum laki-laki dan tidak disarankan dilakukan oleh perempuan.

"Logikanya begini, tempatnya ini kan di masjid. Jadi, kalau perempuan ada halangan nantinya tidak bisa memasak," kata dia.

Untuk tahun ini ada 210 ekor ayam kampung diolah menjadi makanan khas tersebut. Setelah diracik dengan bumbu dan matang, kolak ayam disajikan untuk berbuka bersama dengan melibatkan seluruh warga di halaman masjid.

"Tidak ada bumbu lain, hanya itu saja," jelasnya.

Ketua panitia pelaksana festival kolak ayam Gumeno, Suudi mengatakan untuk kali ini acara tidak hanya dihadiri oleh warga setempat. Undangan yang hadir di antaranya adalah Kepala Dinas Pariwisata Gresik, Camat, Kapolsek dan Danramil.

"Acara ini menghabikan biaya sekitar Rp50 juta. Biayanya sebagian besar berasal dari iuran warga, selebihnya dari sponsor," kata Suudi.

Tradisi memasak kolak ayam diyakini telah berlangsung selama 400 tahun silam. Pertama kali muncul di masa ketika Sundan Dalem mengidap sebuah penyakit. Kolak ayam berasal dari khalaq al-ayyam yang berarti mencari berhari-hari. Hal ini diambil dari peristiwa pencarian obat Sunan Dalem yang memakan waktu cukup lama. Tradisi memasak kolak ayam di setiap tanggal 23 Ramadan pun dikatakan sebagai wasiat dari Sunan Dalem untuk masyarakat setempat.



(SBH)