Bagi-bagi Bubur Sup di Masjid Raya Medan Berlangsung Puluhan Tahun

Budi Warsito    •    07 Juni 2016 17:40 WIB
ramadan
Bagi-bagi Bubur Sup di Masjid Raya Medan Berlangsung Puluhan Tahun
Pengurus Masjid Raya Al Mashun, Medan, Sumatera Utara, membagi-bagikan Bubur Sup menjelang buka puasa (Foto: MTVN/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Bulan Ramadan adalah bulan yang paling ditunggu umat Islam. Selain memperbanyak ibadah, ada menu khas yang hanya dapat ditemui saat berbuka puasa. Bubur Sup menjadi menu utama yang disediakan pengurus Masjid Raya Al Mashun, Medan, Sumatera Utara.

Bubur Sup itu dibagikan gratis menjelang waktu buka puasa. Khadam Masjid Raya Medan Al Mahsun Haji Zulkifli, 58, mengatakan, pembagian Bubur Sup ini sudah menjadi tradisi setiap Ramadan sejak puluhan tahun lalu.

"Sudah 23 tahun saya di sini. Sekarang usia saya 58 tahun. Sejak saya kecil, hal ini sudah berlangsung," kata H Zulkifli saat ditemui Metrotvnews.com di Masjid Raya Al Mahsun, Medan, Sumatera Utara, Selasa (7/6/2016).

Zulkifli mengatakan, sebanyak seribu porsi Bubur Sup disiapkan pengurus masjid setiap hari selama Ramadan. Pihak masjid juga menyiapkan teh manis hangat untuk melengkapi menu buka puasa.

Butuh waktu dua jam untuk memasak seribu porsi Bubur Sup dalam sejumlah bejana besar menggunakan kayu bakar.  

"Untuk seribu porsi Bubur Sup, menghabiskan 17 kilogram beras, daging sapi 5 kg, wortel 5 kg, kentang 5 kg, garam 2 kg, dan lainnya," kata dia.

Meskipun sudah menyediakan seribu porsi, jumlah itu masih saja kurang. Sebab, masyarakat di sekitar Masjid Raya Medan juga datang untuk meminta Bubur Sop.

"Biaya yang digunakan bersumber dari donatur dan juga infaq Masjid Raya Medan. Tradisi bagi-bagi Bubur Sup ini pun telah berlangsung sejak tahun 1909," imbuh dia.

Sementara itu, Siti dan Halimah, warga Jalan Setia Budi, Medan, mengaku sengaja datang ke Masjid Raya Medan untuk mencicipi Bubur Sup yang tersohor itu. Mereka mengaku penasaran dengan rasa Bubur Sup yang dibagikan di Masjid Raya Medan.

"Datang ke sini berdua saja. Sudah lama tahu, tapi belum pernah merasai Bubur Supnya," kata Siti dan Halimah yang merupakan kakak adik itu.

 


(TTD)