Warga Jepara Siapkan Replika Naga untuk Sambut Lebaran

Rhobi Shani    •    04 Juli 2016 21:33 WIB
lebaran 2016
Warga Jepara Siapkan Replika Naga untuk Sambut Lebaran
Salah satu replika naga karya warga Desa Kedung Malang Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, Senin (4/7/2016). /Metrotvnews.com/Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Warga Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, Jawa Tengah memiliki cara tersendiri dalam menyambut kedatangan hari raya Idul Fitri. Sejak memasuki awal Ramadan lalu mereka telah menyiapkan berbagai replika berbentuk naga atau hewan lain berukuran besar guna diarak keliling kampung di malam Lebaran.

Salah satunya adalah kreasi ular naga garapan pria bernama Torik Baharudin. Replika mirip ogoh-ogoh ini dibuat dengan ukuran panjang 10 meter. Pengerjaannya sudah 90 persen sejak dimulai sebulan lalu.

"Pembuatannya dimulai dari membuat kerangka dari bambu sejak awal puasa. Dikerjakan sambil menunggu waktu berbuka," ujar Torik kepada Metrotvnews.com, di Desa Kedung Malang Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, Senin (4/7/2016).

Kerangka ogoh-ogoh pun tersusun pada pertengahan Ramadan. Tahap selanjutnya adalah menutupnya dengan kertas agar bentuk replika menyerupai aslinya. Selain kertas, spons berwarna juga digunakan untuk mendapatkan detail bentuk. Biaya yang dibutuhkan tentu tidak sedikit, satu replika berukuran besar paling tidak menghabiskan biaya satu juta rupiah.
 
"Biaya pembuatannya iuran dari warga," kata Torik.
 
Takbir keliling di malam Idul Fitri di Kabupaten Jepara akan dipusatkan di kawasan alun-alun. Pawai replika ini akan diikuti sekitar 50 peserta perwakilan dari empat kecamatan di Jepara, yakni, Kecamatan Kedung, Kecamatan Bangsri, Kecamatan Kota, dan Kematan Mlonggo.
 
Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kabupaten Jepara Hadi Priyanto mengatakan rute yang akan dilintasi arak-arakan replika naga ini dimulai dari Jalan Kartini depan Masjid Agung Jepara menuju Jalan KS. Tubun. Setelah itu dilanjutkan menuju Jalan Dr Wahidin kemudian ke kawasan Pasar Apung Demaan, Jalan Letjed Suprapto, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Untung Surapti, Jalan Pattimura, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Imam Bonjol, Perempatan Rahayu, Jalan Pemuda, Tugu Kartini, dan kembali ke Jalan Kartini.
 
"Pawai berakhir di depan panggung kehormatan di depan Masjid Agung Jepara," kata Hadi.

Selain replika dalam bentuk naga dan hewan lainnya, beberapa peserta juga menuangkan kreatifitasnya melalui karya miniatur musala atau pun masjid yang akan diarak menggunakan mobil bak terbuka. Masing-masing kelompok hanya dibatasi dua mobil hias dengan tema bebas.
 



(SBH)