Miniatur Beduk di Malam Takbiran Karimunjawa

Rhobi Shani    •    23 Juni 2017 17:33 WIB
ramadan 2017
Miniatur Beduk di Malam Takbiran Karimunjawa
Para pemuda Karimunjawa sedang merampungkan pembuatan miniatur Beduk/Metrotvnews.com/Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Sejak tiga hari terakhir, pemuda di kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, disibukkan dengan sebuah kegiatan prakarya. Beragam bentuk miniatur masjid, beduk, dan menara dibuat. Setelah beres, miniatur itu rencananya akan diarak pada malam hari raya Idulfitri.

Salah satu dari mereka ialah Farul Alim. Warga RT 03 RW 02 itu mengaku, bentuk miniatur berasal dari permintaan masyarakat.
 
“Paling tidak seminggu proses pembuatannya," kata Farul, kepada Metrotvnews.com, Jumat 23 Juni 2017.
 
Takbir keliling di Karimunjawa biasanya dilakukan dengan berjalan kaki. Anak-anak sampai dewasa turut hadir. Para peserta takbir keliling biasanya membawa obor dan aneka kembang manggar.
 
"Dilarang menggunakan mobil," kata Farul.
 
Teman Farul, Ashari mengatakan, untuk membuat satu miniatur dibutuhkan sejumlah bahan. Paling tidak, harus ada cat, kertas, lem, bambu, styrofoam, triplek, dan bahan-bahan prakarya lainnya.
 
Untuk membuat tiruan beduk berukuran besar, Ashari bilang, dibutuhkan uang Rp2 juta. Duit itu pun berasal dari iuran warga.
 
"Diambil dari uang kas RT," kata dia.
 
Rute takbir keliling di Karimunjawa dimulai dari halaman Masjid Baitul Muttaqin menuju utara. Di pertigaan Jalan Ki Hajar Dewantara, rombongan akan belok ke kanan sampai pertigaan Jalan Dr. Sutomo. 

Pasukan takbir keliling kemudian akan menyusuri Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Diponegoro. Setelah melewati alun-alun Karimunjawa, arak-arakan akan memutar balik ke titik konvoi bermula.


(SBH)