Peserta Nusantara Depok Mengaji Capai 33 Ribu Orang

   •    21 Juni 2016 23:37 WIB
ramadan 2016
Peserta Nusantara Depok Mengaji Capai 33 Ribu Orang
Suasana acara Nusantara Depok Mengaji di Masjid Kubah Emas Depok. Foto: Istimewa

Metrotvnews.com, Depok: Peserta Nusantara Depok Mengaji dipastikan melebihi target yang ditetapkan panitia. Panita sebelumnya menargetkan khataman Alquran hanya dilakukan di 1.000 masjid dan musala. Namun, di detik terakhir, jumlah lokasi mencapai 1.400 masjid dan musala.
 
"Dengan jumlah peserta mengaji mencapai angka 33.270 peserta. Ini merupakan capaian yang sangat luar biasa," ujar Koordinator Nasional (Kornas) Nusantara Mengaji, H Jazilul Fawaid, Selasa (21/6/2016).

Menurut Jazilul Fawaid momentum bahagia ini Nusantara Mengaji memperkenalkan aplikasi baru Nusantara Mengaji kepada masyarakat Kota Depok.

"Aplikasi baru kita ini dapat dilihat dan diikuti melalui smartphone. Aplikasi tersebut menawarkan bagaimana cara membaca Alquran dan mengajak masyarakat untuk melakukan khataman Alquran satu minggu satu juz," katanya.

Menurut Jazil, sapaan akrab Jazilul, pilihan satu minggu satu juz didasari keinginan semua pihak agar Nusantara Mengaji tidak menjadikan khataman Alquran sebagai beban. Melainkan sebagai bacaan wajib yang menggembirakan dan dapat dilakukan kapan pun. 

"Jadi, dengan sendirinya masyarakat akan antusias. Mereka tidak dikejar waktu, tapi dapat melakukan khataman bersama-sama umat muslim lainnya dengan waktu cukup panjang," kata dia.

Tentu, kata Jazil, aplikasi ini memudahkan pekerja dan ibu rumah tangga dalam menggunakan waktu luang mereka yang minim. Namun, memiliki keinginan kuat mengkhatamkan Alquran. 

"Kita ingin masyarakat Indonesia enjoy melakukan khataman Alquran. Tentu diikuti kualitas prima dan bacaan yang mumpuni. Inilah saatnya masyarakat Indonesia kembali mendengungkan Alquran setiap hari agar kita terhempas dari persoalan sosial yang tak kunjung berhenti," ujarnya. 

Tampak hadir di acara tersebut Inisiator Nusantara Mengaji H Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Imam Masjid Dian Almahri Kubah Emas Hasanudin Sinaga, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) H Abdul Kadir Karding, Sekretaris Kornas Nusantara Mengaji Hasan Wahid, Ketua Umum Koordinator Nasional Garda Bangsa Cucun A Syamsurijal, Ketua PCNU Depok Raden Salamun Adiningrat dan KH Mahfud Anwar tanpak berada di barisan paling depan.


(UWA)