Polisi Operasi Preman di Terminal Kalideres

   •    30 Juni 2017 15:57 WIB
mudik lebaran 2017
Polisi Operasi Preman di Terminal Kalideres
Suasana di Terminal Kalideres pada 2015. Antara Foto/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Operasi Preman akan digelar Pos Pengamanan Terpadu di Terminal Kalideres selama arus balik yang puncaknya diprediksi Minggu 2 Juli. Operasi ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.

"Untuk mengantisipasi banyaknya penumpang yang tiba selama arus balik, pihak pengamanan akan menggelar operasi menjaring preman di kawasan terminal," kata Kepala Pos Pengamanan AKP Markus di Terminal Kalideres, Jakarta, Jumat 30 Juni 2017.

Markus mengatakan, banyak penumpang tiba dari kampung, terkadang membawa sanak keluarganya.
Mereka dianggap tidak tahu situasi di kota. "Dan ketidaktahuan itu yang kerap dimanfaatkan oleh para preman," jelas Markus.

Dia mengatakan sejak tujuh hari sebelum Lebaran hingga lima hari setelah Lebaran, belum ada laporan terkait tindak pidana dan aksi kriminalitas lainnya yang diterima pos pengamanan.

"Walau demikian pengamanan tetap disiagakan, personel gabungan terus bekerja 24 jam, khususnya dari Dinas Perhubungan, Koramil, sentra komunikasi (senkom), anggota Pramuka, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan," tukas Markus.

Selama arus balik, polisi dibantu tentara memantau tidak hanya bagian dalam tetapi juga wilayah luar terminal.
Markus mengatakan, situasi arus mudik berbeda dengan arus balik.

Saat arus balik banyak penumpang turun di luar terminal. Maka dari itu kepadatan penumpang arus balik di dalam terminal justru tidak sebanyak arus mudik.

"Personil akan ditempatkan di luar demi mengantisipasi kemacetan, mencegah kecelakaan lalu lintas, dan aksi kriminalitas lainnya," terang Markus.

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen memprediksi puncak arus balik akan jatuh pada Minggu dini hari.
"Jika puncak arus balik di daerah mulai Sabtu, saya prediksi Terminal Kalideres dipenuhi penumpang dari Jawa dan Sumatera sekitar Minggu dini hari," kata Revi.

Hingga pukul 07.00 WIB, jumlah bus tiba sebanyak 77 dengan total 1.584 penumpang. Jumlah bus yang tiba pada hari sebelumnya mencapai 196 dengan 2.099 penumpang. (Antara)


(TRK)