Teknis Mudik Lebaran 2018 akan Dibahas Lebih Awal

Intan fauzi    •    07 Juli 2017 03:53 WIB
mudik lebaran
Teknis Mudik Lebaran 2018 akan Dibahas Lebih Awal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANT/M Iqbal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, situasi arus mudik tahun ini dinilai lebih baik lantaran diantisipasi dari jauh hari. Soal persiapan teknis mudik tahun 2017 dibicarakan mulai Januari dengan kementerian dan lembaga lintas sektor.

Hal itu akan diulang kembali untuk persiapan mudik 2018. Masalah teknis akan mulai dibicarakan lebih awal lagi.

"Kalau sekarang Desember (mulai dibicarakan)," kata Budi di Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis 6 Juli 2017.

Ia menjelaskan, tahap awal akan diatur soal hari libur anak sekolah dan hari libur karyawan. Menurutnya, pengaturan waktu libur berpengaruh pada keberhasilan mengatur arus mudik dan arus balik.

"Silakan tahun ajaran baru kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan liburnya kapan, untuk presiden libur kantor kapan. Atur kapan mudik bergiliran yang kerja sama yang sekolah, kemarin terbantu pola mudik," terang dia.

Saat mudik 2017, pemerintah mendorong anak sekolah mudik lebih dulu dengan memberikan libur sekolah lebih cepat. Kemudian menyusul karyawan yang diberikan cuti.

"Saat pulang juga gitu, ada mereka yang sekarang sebagian belum pulang karena anak-anak masih liburan," ucapnya.

Budi tak menampik keberhasilan mudik 2017 karena adanya komunikasi yang baik dengan media. Pertama saat mengubah tol fungsional menjadi tol darurat sehingga pemudik bisa memanfaatkan jalur itu untuk menghindari macet.

"Kedua saat tiga hari jelang hari minggu, pak Basuki (Menteri PUPR) telepon, pak kerjaan kita bubar semua kalau truk masuk. Saya minta panjangin. Habis itu pak Puji (Dirjen Perhubungan Darat), Korlantas telepon semua Kadin, Kakorlantas punya ide bagus, jengan dilarang tapi diimbau saja tapi polisi punya kewenangan diskresi. Saya umumkan di Cirebon pagi, rekan-rekan menyampaikan dan itu efektif. Sedikit yang keluar dari kandang," paparnya.


(DRI)