Kemenhub akan Bahas Pemudik Motor dengan DPR

Ilham wibowo    •    04 Juli 2017 19:10 WIB
mudik lebaran 2017
Kemenhub akan Bahas Pemudik Motor dengan DPR
Pemudik sepeda motor memadati jalan di daerah Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/7). Pada H - 2 lebaran, diperkirakan terjadi lonjakan pemudik sepeda motor yang menuju Pantura. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemudik yang menggunakan motor meningkat drastis dibandingkan tahun 2016. Problem ini menjadi catatan penting Kementerian Perhubungan. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, hal itu akan jadi pembahasan khusus dengan DPR.  

"Kita akan membahas dengan DPR, penggunaan sepeda motor itu seperti apa (saat mudik Lebaran)," kata Budi Karya usai upacara penutupan posko mudik terpadu di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa 4 Juli 2017.

Mudik saat Lebaran merupakan tradisi tahunan di Indonesia. Budi mengatakan, pihaknya saat ini tidak bisa mengatur secara rinci pembatasan kendaraan yang melakukan perjalanan jarak jauh. Pemudik, lanjut Budi, hanya diatur soal pola perjalanan, khususnya keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Budi juga mengakui, minat pemudik yang menggunakan transportasi darat belum signifikan. "Bus belum digunakan secara efektif karena sebagaian belum laik. Bus akan kita revitalisasi melalui servis premium," jelas Budi.

Menurut Budi, selain penerbangan dan kereta api, bus semestinya punya andil besar dalam kegiatan arus mudik. Sebab, Pemerintah saat ini tengah mengebut pengerjaan infrakstruktur tol transnasional.

Meski demikian, kata Budi, hingga kini kelaikan bus dan fasilitas penunjang di terminal belum sepenuhnya baik secara menyeluruh. Kendaraan bus pun belum mendapatkan animo besar bagi para pemudik.

"Kalau itu terjadi (fasilitas baik), pemudik lebih milih naik bus. Bus ini punya potensi luar biasa, tinggal bagaimana kita kampanyekan fasilitas itu agar lebih baik," kata Budi.


(DEN)