Menhub: Arus Mudik Sudah 80 Persen

Dheri Agriesta    •    13 Juni 2018 17:43 WIB
Mudik Lebaran 2018
Menhub: Arus Mudik Sudah 80 Persen
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Arus mudik Lebaran 2018 semakin mendekati akhir. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut sudah 80 persen kendaraan yang pulang ke kampung halaman.

"Arus mudik sudah 80 persen, itu dari data yang kita dapat," kata Budi di Gerbang Cikarang Utama, Jawa Barat, Rabu, 13 Juni 2018.

Berdasarkan data yang dihimpun Medcom.id di Posko Nasional Angkutan Mudik Lebaran 2018 hampir semua moda angkutan mengalami kenaikan jumlah penumpang. Dari lima moda angkutan, hanya kereta api yang mengalami penurunan.

Hingga H-3 lebaran, pemudik yang menggunakan jasa bus mencapai 1.374.413 penumpang. Angka ini naik 2,45 persen ketimbang tahun lalu, sebesar 1.341.555 orang.

Kenaikan juga dialami jasa angkutan penyeberangan, Hingga H-3, sebanyak 1.431.107 penumpang menggunakan jasa penyeberangan. Naik 11,30 persen ketimbang tahun lalu sebanyak 1.285.768 orang.

Demikian juga angkutan laut yang mengalami kenaikan sebesar 5,12 persen dibanding tahun lalu. Hingga H-3, jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut mencapai 672.804 orang.

(Baca juga: Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek Akibat Penyempitan Jalan)

Sementara itu, sebanyak 1.768.510 pemudik menggunakan jasa angkutan udara hingga H-3 lebaran. Angka itu naik 6,21 persen dari tahun lalu sebesar 1.665.078 penumpang.

Sedangkan angkutan kereta api masih lebih rendah daripada H-3 tahun lalu. Hingga saat ini, tercatat 1.394.086 penumpang menggunakan jasa kereta api, lebih rendang ketimbang tahun lalu sebesar 1.410.410 penumpang.

Menhub menambahkan, angka kecelakaan lalu lintas juga turun dibandingkan tahun lalu. Tahun ini tercatat 719 kecelakaan lalu lintas, lebih sedikit dibanding tahun lalu sebanyak 1.409 peristiwa.

"Meninggal dunia (dari) 278 jadi 140 (tahun ini). Ini Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat, secara nasional nanti Polri yang hitung," jelas Budi.

(Baca juga: Mudik dengan Kapal Laut Masih jadi Primadona)






(REN)