Mudik Gratis Pemotor masih Terbuka

Cahya Mulyana    •    16 Juni 2017 08:28 WIB
mudik lebaran 2017
Mudik Gratis Pemotor masih Terbuka
Ilustrasi pemudik. Foto: Antara/Adeng Bustomi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemilik sepeda motor yang hendak berlebaran di kampung halaman masih dapat menghemat ongkos dengan mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan. Kuota mudik gratis masih tersisa 40 persen.

"Maka masyarakat masih bisa memanfaatkan mudik tersebut khususnya pemilik sepeda motor," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis 15 Juni 2017.

Ia mengatakan informasi mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut dapat diperoleh melalui layanan media sosial milik Ditjen Hubla Kemenhub dan contact center Kemenhub di 151. "Pendaftaran online ditutup hari ini, sedangkan pendaftaran offline masih terbuka dan bisa langsung mendatangi GOR Rawamangun (Jakarta) dan GOR Ciputat (Tangerang Selatan)," ungkapnya.

Tonny menuturkan mudik gratis itu bertujuan meningkatkan kelancaran lalu lintas angkutan jalan raya. Selain itu, hal tersebut bisa mengurangi potensi kecelakaan. "Armada yang disiapkan berjumlah tiga kapal dengan kapasitas angkut 16 ribu sepeda motor dan 32 ribu penumpang," kata dia.

Rute yang akan ditempuh, yaitu dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Waktu keberangkatan dari Tanjung Priok mulai 16 Juni hingga 23 Juni 2017, sedangkan arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas mulai 27 Juni hingga 4 Juli 2017. Alternatif lainnya yaitu mengikuti program angkutan motor gratis dengan kereta api.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 6 Eko Budiyanto, pendaftar untuk program angkutan motor arus mudik dan arus balik sudah mencapai 16.701 sepeda motor. Rinciannya, untuk arus mudik 8.331 sepeda motor, arus balik 7.399 sepeda motor, contraflow (menuju Jakarta) 94 sepeda motor, dan transit 247 sepeda motor.

"Tahun lalu total hanya 8.000-an," kata Eko di Yogyakarta.

Diperkirakan, motor yang terangkut di layanan motor gratis itu sebanyak 21.715 sepeda motor. "Load factor-nya masih 74,01%," kata dia.

Eko mengatakan, walau belum 100%, semakin lama animo masyarakat yang mengikuti program angkutan sepeda motor gratis dengan kereta api semakin tinggi. "Masyarakat makin sadar pentingnya mudik motor gratis karena gratis dan mudik jadi lebih aman," ujarnya.

Meningkat 20%

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Satriyo Hidayat menyatakan jumlah pemudik ke Jawa Tengah tahun ini diperkirakan mencapai 8,14 juta orang. Sebanyak 1,9 juta di antara mereka menggunakan sarana transportasi sepeda motor, naik 20% dari tahun sebelumnya yang mencapai 1,8 juta orang.

Ia mengatakan, guna mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, Pemprov Jateng menyiapkan armada mudik gratis sebanyak 177 bus. Sebanyak 39 unit dari Pemprov Jateng, 83 unit dari kabupaten/kota, dan 55 unit dari Bank Jateng.

Baca: Kendaraan Mudik tak Laik Jalan Dipastikan Segera Berbenah

Kepala Seksi Rekayasa dan Prasarana Lalu Lintas Dinas Perhubungan Banyumas R. Hermawan mengatakan, pihaknya berusaha mengurangi jumlah pemudik bersepeda motor dari Jakarta. Pihaknya menyiapkan dua bus gratis bagi perantau asal Banyumas dan ditambah empat truk untuk membawa sepeda motor.

"Sepeda motor yang dibawa truk tersebut bakal diturunkan di Terminal Bus Bulupitu Purwokerto. Kami juga menyiapkan BBM 1 liter sehingga nantinya pemudik bisa jalan ke SPBU. Hal itu disebabkan sepeda motor yang dibawa dalam keadaan BBM kosong," ujar dia.

Hal serupa disediakan Pemkab Purbalingga yang menyiapkan empat armada bus gratis dan Pemkab Banjarnegara. Mereka menyediakan layanan enam bus demi membawa para perantau yang bekerja di Jakarta.

Di sisi lain, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengeluarkan kebijakan baru pada tahun ini. Pengendara roda dua dilarang menggunakan kendaraan untuk mudik, khususnya untuk lokasi yang jauh dan ditempuh lebih dari 2 jam.


(OGI)