Pemudik Keluhkan Kemacetan Jelang Rest Area

Antara    •    02 Juli 2017 09:41 WIB
kemacetan lalu lintas
Pemudik Keluhkan Kemacetan Jelang <i>Rest Area</i>
Pengendara memadati ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, di Karawang, Jawa Barat, Kamis (29/6). MI/Arizona Sudiro.

Metrotvnews.com, Karawang: Pengguna jalan tol mengeluhkan kemacetan yang sering timbul menjelang tempat peristirahatan (rest area). Khususnya menjelang gerbang Palimanan hingga Cikarang Barat.

"Saya terjebak kemacetan di tol Cikopo-Palimanan. Sebelumnya juga terkena macet di Kendal dan tol fungsional di Batang," kata pemudik tujuan Bogor Hendrik Sumali (46) di Tempat Peristirahatan kilometer 62 tol Jakarta-Cikampek seperti dikutip dari Antara, Minggu 2 Juli 2017.

Hendrik telah berhenti lima kali, di tempat peristirahatan, rumah makan, dan jalan non-tol. Ia mengakui, fasilitas yang disediakan di jalan tol sudah memadai. Namun, kemacetan membuat perjalanannya bersama keluarga jadi terhambat.

"Itu yang menghambat perjalanan kami dari Semarang," kata Hendrik yang mudik bersama istri dan tiga anaknya.

Pendapat senada juga disampaikan pemudik asal Malang, Hendrianto, 36, yang mengaku terjebak selama lebih dari lima jam di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

"Arus lalu-lintasnya tidak teratur sebelum datang petugas dari Jasa Marga dan Kepolisian. Kalau ada jembatan penyeberangan jalan tol, banyak kendaraan yang tampak sengaja berhenti persis di bawahnya untuk beristirahat," ujar Hendrianto.

Hendrianto juga menyayangkan banyaknya warga sekitar yang berjualan di jalan tol. Aktivitas itu sedikit banyak mengganggu lalu lintas dan menghambat perjalan pengguna jalan tol.

"Mungkin mereka melihat ada peluang dan kebetulan pengguna jalan tol juga butuh makan karena lama harus menunggu ke tempat peristirahatan," kata Hendrianto.

Nada setuju juga keluar dari mulut Hartono, 50, penumpang bus umum yang bertolak dari Klaten. Hartono mendapatkan hambatan yang sama pada ruas tol Cipali dan tol fungsional.

Hartono dua kali berhenti sejak dari Klaten. Perhentian pertama di sekitar Batang. "Kedua di kilometer 62 ini," kata Hartono yang hendak kembali ke Tangerang ini.

Sebelumnya, Direktorat Lalu-Lintas Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat mulai menutup ruas tol Cikopo menuju Palimanan untuk mengantisipasi kepadatan puncak arus balik pada Sabtu malam. Penutupan ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) itu dimulai pada sejak kilometer 84 sampai kilometer 117 bahkan hingga kilometer 127.

"Selain jalur satu arah dari Cikopo, kami juga mengambil kebijakan lawan arus pada kilometer 64 tol Jakarta-Cikampek hingga kilometer 34," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik.


(DRI)