Fasilitas Terminal Perlu Ditingkatkan

M Sholahadhin Azhar    •    13 Juni 2017 17:11 WIB
mudik lebaran 2017
Fasilitas Terminal Perlu Ditingkatkan
Terminal Kalideres. Foto: MTVN/M. Sholahadhin Azhar.

Metrotvnews.com, Jakarta: Fasilitas terminal perlu ditingkatkan untuk menunjang keselamatan pengguna. Terlebih, banyak orang lalu lalang di tengah perlintasan bus. 

Di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, contohnya. Pembatas yang masih rendah memudahkan mereka untuk menyebrang ke sisi lain. Padahal, aktivitas itu bisa berbahaya karena bus-bus aktif keluar masuk terminal.

"Kalau orang wira-wiri ketabrak bus bagaimana?" kata Plt Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono di Terminal Kalideres, Selasa 13 Juni 2017.

Menurut dia, Terminal Kalideres sudah mumpuni dari segi fasilitas. Ada pos pengamanan, toilet, dan tempat beristirahat bagi sopir bus.

Namun, perlu diingat bila sejarah terminal ini dibangun secara tradisional. Alhasil, terminal ini berbeda jauh dengan Terminal Pulo Gebang yang dirombak menjadi terpadu.

"Next akan kita pikirkan manajemennya. Ini sepele mungkin, tapi sangat penting," kata Bambang.

Kepala Terminal Kalideres Revi Z. mengakui hal itu. Namun, dia berkilah dengan menyebut keamanan terminal tak perlu diragukan. Setiap ada bus masuk pengunjung diberi peringatan agar tak melintas.

Namun, menurut Bambang, pengamanan pos di sana sudah terpadu. Dinas Perhubungan bekerja sama dengan otoritas terkait meningkatkan mutu pelayanan Terminal Kalideres.

"Selama ini kan posko saja, sekarang ada posko pengamanan terpadu. Terus ada bantuan dari dinas lain. BNNP, Dinas Kesehatan, Puskesmas kecamatan," kata dia.

Baca: Dishub Malang Akui Sulit Pantau Bus Mudik dan Pariwisata

Kondisi terminal jelang Lebaran memang terus menjadi sorotan. Pemerintah berupaya merevitalisasi fasilitas umum itu. Namun, hanya sedikit perubahan yang tampak. 

Salah satu contoh di terminal tambahan untuk mudik di perlintasan Lebak Bulus. Tak ada tanda nama terminal terpajang di lokasi sementara ini. Penumpang tujuan sekitar Pulau Jawa yang datang hanya bisa mengetahui Terminal Lebak Bulus dari suasana keramaian kios agen penjual tiket perjalanan.

Terminal pun hanya bisa memuat maksimal enam bus AKAP dalam kondisi terparkir. Meski disebut lengkap, terminal hanya menempatkan fasilitas seadanya di lokasi sementara ini. 


(OGI)