Wajah Terminal Lintasan Lebak Bulus Memprihatinkan

Ilham wibowo    •    13 Juni 2017 15:48 WIB
mudik lebaran 2017
Wajah Terminal Lintasan Lebak Bulus Memprihatinkan
Kondisi terminal Lebak Bulus yang memprihatikan. Foto: Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejayaan Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, melayani bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) sudah tenggelam sejak pembangunan proyek Depo Mass Rapid Transit (MRT). Sejak 2015, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengubahnya menjadi terminal lintasan.

Terminal Lintasan Lebak Bulus menempati lahan sekitar 100 meter persegi di Jalan Pasar Jumat, tepatnya di depan Kompleks Selapa Polri. Terminal pun hanya bisa memuat maksimal enam bus AKAP dalam kondisi terparkir.

Tak ada tanda nama terminal terpajang di lokasi sementara ini. Penumpang tujuan sekitar Pulau Jawa yang datang hanya bisa mengetahui Terminal Lebak Bulus dari suasana keramaian kios agen penjual tiket perjalanan.

"Ini terminal lintasan, umpamanya ada bus datang, menaikkan penumpang, kemudian langsung jalan. Batas waktu di terminal dibatasi 20 menit 15 menit," ujar Kepala Terminal Lintasan Lebak Bulus Suprihartono kepada Metrotvnews.com, Selasa 13 Juni 2017.

Tercatat ada 35 agen Perusahaan Otobus (PO) yang berorasi di terminal ini. Mereka yang sebelumnya terkena relokasi itu mesti rela menempati lapak-lapak kumuh yang terbuat dari kayu triplek seluas 2 x 3 meter.


Kondisi Terminal Perlintasan Lebak Bulus yang memprihatikan. Foto: Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Tak jauh berbeda dengan suasana tempat menunggu para penumpang. Jangan berharap ada pendingin udara, bedeng sempit beratapkan asbes pun hanya disediakan beberapa kursi. Toilet juga hanya dua dan bentuknya portable.

Meski disebut lengkap, pihak terminal hanya menempatkan fasilitas seadanya di lokasi sementara ini. Suprihartono mengatakan, pihaknya hanya menjalankan kebijkan yang perintahkan pimpinannya mengatur kelancaran perjalanan. Para penumpang pun sudah diarahkan bertolak melalui terminal utama di Pulogebang agar lebih nyaman.

"Animo masyarakat masih besar menggunakan transportasi dari Lebak Bulus, maka terminal ini masih hadir," ujarnya.


Kepala Terminal Lintasan Lebak Bulus Suprihartono di lokasi. Foto: Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Bukan hanya fasilitas agen PO Bus dan tempat tunggu penumpang, ruang kantor yang didiami Supri serta jajarannya pun dalam kondisi seadanya. Kepala terminal yang baru menjabat tiga hari ini pun hanya mendiami ruangan seluas 4x2 meter hasil modifikasi kontainer peti kemas.

"Dalam kondisi apapun kami harus selalu siap menjalankan tugas dengan ikhlas," ujarnya.

Terminal Lintasan Lebak Bulus ini rencananya menjadi satu di antara terminal yang dijadikan lokasi bantuan arus mudik Lebaran 2017 DKI Jakarta. Supri memastikan pihaknya siap melaksanakan tugas yang akan dimulai pada H-7 Lebaran itu.

"Nanti akan ada peningkatan pengamanan 24 jam, kami dibantu kepolisian dan TNI akan bekerja melancarkan arus mudik tahun ini," kata Supri.


(MBM)