Tiga Skenario Hadapi Arus Balik di GT Cikarang Utama

Damar Iradat    •    30 Juni 2017 16:08 WIB
mudik lebaran 2017
Tiga Skenario Hadapi Arus Balik di GT Cikarang Utama
Foto aerial mobil mengantre di gerbang tol Cikarang Utama pada H+3 Lebaran, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/7/2016). Foto: Antara/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dan lembaga terkait menyiapkan tiga skenario untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, Jawa Barat, saat arus balik Lebaran 2017. Skenario diterapkan secara kondisional.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan kepolisian dan PT Jasa Marga untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan ke arah Jakarta. Skenario pertama yakni membuka 31 gardu tol di sana.

"Akan dibuka terus," kata Sugihardjo di Posko Mudik Lebaran 2017 Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 30 Juni 2017.

Skenario kedua, merekayasa lalu lintas dengan mengeluarkan kendaraan di pintu keluar tol terdekat, yakni di pintu keluar Tol Cikarang Timur di kilometer 37 dan pintu keluar Tol Cikarang di kilometer 31. Nantinya, kendaraan yang keluar bisa masuk kembali ke jalan tol lewat GT Cibitung di kilometer 24.

Jika dua skenario itu tak mempan mengurai kemacetan, akan diberlakukan skenario ketiga, yakni menerapkan contra flow atau lawan arus. Contra flow akan dilakukan setelah keluar GT Cikarang Utama untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Pemerintah juga menyiapkan cara pamungkas mengantisipasi kemacetan pada arus balik, yakni menggratiskan biaya tol. "Itu dilakukan jika macet sudah parah sekali. Kita bebaskan. Tidak ada transaksi sama sekali," papar dia.




(UWA)