Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terjadi Hari Ini

Kautsar Widya Prabowo    •    20 Juni 2018 10:08 WIB
Mudik Lebaran 2018
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terjadi Hari Ini
Arus balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung pada Selasa, 19 Juni 2018 - ANT/Ardiansyah.

Bandar Lampung: Puncak arus balik dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung diperkirakan terjadi hari ini, Rabu, 20 Juni 2018 atau H+4 Lebaran 2018. Hal tersebut terlihat dari lonjakan kendaraan roda dua pada hari Selasa, 19 Juni 2018 atau H+3 mencapai 4,7 persen dan roda empat atau lebih naik 5,8 persen. 

General PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni Anton Murdianto menjelaskan, bedasarkan hasil pantauan di sejulamlah titik Jalan lintas Sumatera, wilayah Bandar Lampung, banyak kendaraan menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung. 

"Puncak arus balik penumpang berkendaraan roda dua dan roda empat di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan diperkirakan akan terjadi pada Rabu, 20 Juni atau H+4 dan Kamis, 21 juni atau H+5," ujar Anton dikutip dari Antara, Rabu, 20 Juni 2018. 

Ia menambahkan pada Selasa, kendaraan roda dua yang kembali ke pulau Jawa mencapai 17.778 unit lebih banyak dibandikan tahun lalu sebanyak 16.975 unit. Sedangkan kapasitas yang disiapkan sebanyak 60 unit. Sehingga yang terpakai hanya 30 persen. 

Selain kendaraan roda dua, roda empat mengalami peningkatan mencapai 17.017 unit, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 16.083 unit. 

"Kapasitas terpasang yang disiapkan sebanyak 60.000 unit, sehingga hanya terpakai 30 persen saja untuk sepeda motor,"tambah dia. 

Lebih lanjut, total jumlah pemudik dari pulau Jawa ke Pulau Sumatera pada H-8 hingga Lebaran yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa untuk penumpang mencapai 242.031 orang atau 25 persen dari total penumpang 970.327 orang yang telah menyebrang dari pelabuhan Merak pada arus mudik kemarin. 

Sedangkan roda dua sebanyak 20.145 unit atau 24 persen dari total 83.845 unit. Lalu kendaran roda empat atau lebih mencapai 29.140 unit atau 26 persen dari total 112.784 unit. 

"Dengan ini, total penumpang yang belum kembali ke Jawa sebanyak 728.296 orang atau 75 persen, lalu 63.700 unit roda dua atau 76 persen dan 83.644 unit roda empat atau lebih yaitu 74 persen," imbuh Anton. 
 


(REN)