Angkutan Mudik Belum Mampu Kurangi Pengguna Motor

Ilham wibowo    •    04 Juli 2017 13:12 WIB
mudik lebaran 2017
Angkutan Mudik Belum Mampu Kurangi Pengguna Motor
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Antara/Anggoro.

Metrotvnews.com, Jakarta: Angkutan darat disebut belum mampu menarik pemudik yang pulang kampung menggunakan sepeda motor. Motor masih menjadi kendaraan andalan hingga ke pelosok desa.
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, ada kekurangan dalam kegiatan mudik Lebaran 2017. Transportasi angkutan darat belum mampu mengurangi jumlah pengguna sepeda motor.
 
"Kami mohon maaf, dan kekurangan itu kita jadikan masukan untuk yang akan datang," kata Budi di kantor Kemenhub, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa 4 Juli 2017.
 
Budi mengatakan, transportasi angkutan antarmoda belum bisa masuk hingga pelosok kampung. Upaya mudik gratis hanya mengurangi sedikit dari jutaan pemudik sepeda motor.  "Mereka (pemudik sepeda motor) bermasalah pada saat ke desa, mereka tidak ada angkutan," ujar Budi.
 
Secara umum, kata Budi, kegiatan mudik tahun ini cukup baik. Meski demikian, sejumlah catatan masih menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi kegiatan mudik tahun berikutnya.
 
"Kita harus meningkatkan angkutan udara dan laut agar menjadi andalan kita yang baru. Pergerakan masyarakat ke kampung, desa dan kota lain bisa lebih efektif. Kita akan melakukan revitalisasi bus yang sekarang belum maksimal," ujarnya.
 
Mudik mengunakan sepeda motor masih menjadi pilihan sebagian warga Jakarta. Berdasarkan data Posko Nasional Kementerian Perhubungan, tahun ini terjadi peningkatan pemudik menggunakan sepeda motor.
 
Data diambil dari tujuh titik pos pantau, yaitu di Ciasem, Cisarua, Cileunyi, Ciamis, Cicurug, Merak dan Sadang.
 
Dari H-10 hingga H+5 Lebaran tercatat sebanyak 3.130.101 kendaraan roda dua keluar dari Jakarta. Jumlah tersebut meningkat 40,30 persen dibandingtahun lalu yang mencapai 2.230.952 kendaraan.
 
"H-3 jadi titik puncak arus mudik pengguna sepeda motor. Sebanyak 421.600 sepeda motor keluar Jakarta," kata Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Terpadu Lebaran 2017, Nyoman Sudiana.
 
Untuk data arus balik kendaraan yang masuk Jakarta, tercatat dari H-10 hingga H+5 Lebaran pun meningkat ketimbang 2016. Tercatat 2.473.934 kendaraan roda dua masuk Jakarta, naik 24,54 persen dari tahun 2016 yang mencapai 1.970.652 kendaraan roda dua.
 
"H+5 atau Sabtu 2 Juli 2016, titik puncak kendaraan roda dua masuk Jakarta sebanyak 276.322 sepeda motor," jelas Nyoman.


(FZN)