Pemudik Jalur Udara Capai 5,9 Juta

Ahmad Mustaqim    •    20 Juni 2018 13:28 WIB
Mudik Lebaran 2018
Pemudik Jalur Udara Capai 5,9 Juta
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Sleman: Jumlah pemudik yang melewati jalur udara lebih tinggi dari perkiraan. Kementerian Perhubungan yang menaksir pemudik lewat jalur udara sebanyak 5,5 juta penumpang, namun dari H-8 hingga H+3 sudah mencapai 5,9 juta penumpang.

"Pemudik lewat jalur udara kami perkirakan naik, naik 10 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Rabu, 20 Juni 2018.

Agus menuturkan, pemudik paling besar yang memakai jalur udara berada di wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang, yakni di Bandara Adisutjipto, Adisumarmo, dan Ahmad Yani. Setelah itu, disusul di Makassar, Medan, dan Denpasar.

"Khusus Denpasar H+1 karena wisatawan, sedangkan wilayah Jateng-DIY dan Surabaya yang mudik," ujarnya.

Ia mengatakan, hari ini merupakan puncak terjadinya arus balik lebaran 2018. Ia menilai, kepadatan penumpang di sejumlah bandara sudah terjadi sejak kemarin. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi pada Kamis, 21 Juni 2018.

Aktivitas mudik lewat jalur udara secara umum berjalan lancar. Tak ada kendala berarti dalam aktivitas penerbangan selama mudik lebaran tahun ini.

Meningkatnya jumlah pemudik tak lepas dari penambahan 750 jadwal penerbangan secara nasional. Hal tersebut juga ditambah dengan bersamaan libur panjang siswa sekolah dan cuti bersama para pegawai.

"Hari pertama lebaran kemarin Indonesia dapat kado, seluruh maskapai di Indonesia, 62 maskapai boleh terbang ke Eropa. Ini berarti catatan keselamatan penerbangan naik cukup signifikan," ungkapnya.



 


(SUR)